DPRD Makassar Desak ARA Buka Oknum Bekingi Parkir Liar Agar Tak Simpang Siur

Nur Hidayat Said - detikSulsel
Rabu, 31 Des 2025 12:36 WIB
Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Suharmika. Foto: (dok. Istimewa)
Makassar -

DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mendesak Direktur Utama Perumda (PD) Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali (ARA) untuk membongkar identitas oknum berpengaruh yang diduga membekingi praktik parkir liar. Langkah ini dinilai untuk mengakhiri simpang siur informasi mengenai adanya sosok berpengaruh di balik maraknya titik parkir ilegal.

"Kalau pun memang ada seperti itu ya kalau saya secara kelembagaan melihat itu, buka saja ke publik," ujar Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Suharmika kepada detikSulsel, Selasa (30/12/2025).

Dia menekankan keterbukaan informasi akan memberikan kejelasan mengenai siapa sebenarnya pihak yang menghambat penataan parkir di Makassar. Dengan dibukanya identitas tersebut, publik dapat mengetahui oknum yang selama ini mengambil keuntungan dari pungutan liar.

"Biar publik juga mengetahui, ada transparansi di publik bahwa yang mem-backing parkir liar selama ini itu ini orangnya. Jadi kita publik juga bisa mengetahui. Kalau memang ada seperti itu," katanya.

Hingga saat ini, pihak legislatif mengaku belum menerima laporan dari PD Parkir terkait temuan di lapangan tersebut. DPRD masih menunggu kejelasan data mengenai sosok yang disebut memiliki kekuatan atau power di balik operasional juru parkir liar.

Politikus Partai Golkar ini mengkhawatirkan pernyataan ARA akan menjadi bola liar jika tidak segera dibuktikan dengan data yang valid. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui kebenaran di balik isu premanisme dan keterlibatan oknum tersebut.

"Biar tidak menjadi simpang siur di tengah publik bahwa informasi yang diterima publik hari ini bahwa ada orang yang punya power, ada orang yang punya backing-an yang kuat," ucapnya.

"Ya pertanyaannya hari ini kan siapa orang itu? Harusnya dibuka sajalah kalau saya. Buka sajalah biar kita semua publik semua tahulah, masyarakat di Makassar tahu bahwa selama ini yang terjadi seperti ini, ada oknum, ini orangnya. Kita tahu lebih jelas," lanjutnya.

Simak Video "Video: Parkir Liar di Stadion Jalak Harupat, Tarif Mobil Rp 100 Ribu"


(asm/ata)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork