Alasan Polisi Pulangkan Kakek Diduga Penculik Anak di Manggala

Alasan Polisi Pulangkan Kakek Diduga Penculik Anak di Manggala

Tim detikSulsel - detikSulsel
Minggu, 30 Nov 2025 08:00 WIB
Rekaman CCTV yang menampilkan balita diduga korban penculikan di Makassar dibawa pria misterius.
Rekaman CCTV yang menampilkan balita diduga korban penculikan di Makassar dibawa pria misterius. Foto: (dok. Istimewa)
Makassar -

Polisi resmi menutup kasus kakek berinisial HE (70) yang diduga menculik anak IB (4) di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kasus dihentikan setelah orang tua korban memaafkan HE dan tidak ditemukan adanya unsur pidana.

Korban IB awalnya diduga diculik di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Rabu (26/11) sekitar pukul 16.00 Wita. Orang tua korban pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Manggala.

HE bahkan sempat terekam CCTV saat membawa korban. Dari rekaman CCTV, korban sempat dinaikkan ke sebuah pete-pete atau mobil angkot oleh HE.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belakangan, Polsek Manggala mengamankan korban bersama dengan HE di sekitar Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Kamis (27/11) pagi. Keduanya dijemput oleh petugas kepolisian bersama dengan ayah korban ke lokasi.

"Iya, sudah ditemukan anaknya bersama terduga pelaku di Paccerakkang, Daya. Sudah satu malam (hilangnya)," ujar Kapolsek Manggala Kompol Samuel To'longan, kepada detikSulsel, Kamis (27/11).

ADVERTISEMENT

Samuel mengatakan, korban sempat menginap semalam di rumah pria lansia itu. Dia juga memastikan korban tidak mengalami kekerasan selama tinggal.

"Kita sudah periksa dibuka bajunya disaksikan orang tuanya tapi tidak ada kekerasan," tegas Samuel.

Samuel menuturkan, orang tua korban telah mencabut laporan dugaan penculikan ini. Namun penyidik kepolisian masih akan memeriksa lebih lanjut pria lansia yang membawa kabur korban.

"Orang tuanya sudah cabut laporan. (Tetapi) Saya minta Kanit Reskrim untuk ambil keterangannya jangan sampai di kemudian hari kan ini masih pendalaman terjadi kejadian seperti ini lagi," jelasnya.

Alasan Polisi Pulangkan Kakek HE

Polisi kemudian memulangkan HE kepada keluarganya. Orang tua korban disebut telah memaafkan pelaku usai anaknya ditemukan selamat.

"Jadi begini, untuk anak itu kan kita sudah tanya ke orang tuanya. Orang tuanya sudah bilang anak saya sudah kembali jadi saya memaafkan dia. Ada pernyataannya orang tuanya. Orang tuanya ini anak yang sampaikan begitu," kata Samuel kepada wartawan, Sabtu (29/11).

Samuel mengatakan, HE membawa korban diduga karena pikun. Kata Samuel, HE sekadar membawa anak tersebut untuk diamankan.

"Kita lihat juga ini orang tua pikun-pikun, sudah tua sekali, kalau dilihat jalannya stroke sedikit. Dia pegang tangannya (anak) baru jalan terus sampai di Paccerakkang," katanya.

Polisi menilai tidak ada motif pelaku untuk menculik anak tersebut. Dari hasil pemeriksaan, polisi menyimpulkan tidak ditemukan unsur pidana.

"Tidak ada (motif penculikan). Karena yang dimaksud penculikan misalnya anak ini dijual, atau mencari keuntungan. Ini tidak ada. Unsur pidananya tidak ada," jelasnya.

Samuel mengatakan telah melakukan pemeriksaan terhadap korban. Polisi tidak menemukan tindak kekerasan yang dilakukan oleh pelaku.

"Dia tidak melakukan apapun ke anak ini, sudah diperiksa dan disaksikan orang tuanya," katanya.

HE kemudian dijemput oleh keluarganya di Polsek Manggala pada Jumat (28/11). Orang tua korban juga tidak melanjutkan kasus ini.

"Tidak (ditahan), langsung dipulangkan kembali ke keluarganya. Dijemput keluarganya," pungkasnya.

Halaman 3 dari 3
(asm/asm)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads