Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), berencana menyerahkan pengelolaan parkir di kawasan wisata Pantai Losari ke Perumda (PD) Parkir. Langkah ini diambil setelah maraknya praktik juru parkir (jukir) liar yang dikeluhkan pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata Makassar Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan hal itu telah dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan Dinas Pariwisata, UPTD Anjungan Pantai Losari, PD Parkir, dan pemerintah Kecamatan Ujung Pandang. Rapat tersebut digelar di kantor UPTD Losari, Rabu (29/10/2025).
"Rapat koordinasi tadi adalah bersama Dinas Pariwisata dan PD Parkir membahas bagaimana penataan dan pengelolaan parkir di sepanjang anjungan," kata Hendra kepada wartawan, Rabu (29/10).
Dia menjelaskan penataan parkir menjadi salah satu persoalan utama yang mengganggu kenyamanan pengunjung. Dia menyebut kawasan wisata itu harus dikelola secara profesional.
"Nah, kami berkoordinasi dengan PD Parkir sebenarnya adalah meminta PD Parkir membantu UPTD Losari untuk menata parkiran sepanjang anjungan Pantai Losari," bebernya.
Hendra menyebut penataan akan dimulai dari sisi regulasi. Pihaknya ingin memastikan legalitas pengelolaan parkir di kawasan Pantai Losari diambil alih PD Parkir.
"Apakah bisa PD Parkir mengelola parkiran anjungan Pantai Losari. Terus kemudian apakah diperkenankan untuk dipungut tarif atau tidak," terangnya.
Dia membeberkan kawasan Pantai Losari memiliki batasan kewenangan pengelolaan. Karena itu butuh koordinasi dengan kecamatan hingga Dishub.
"Sepanjang anjungan Pantai Losari itu ternyata punya batasan-batasan kewenangan. Jadi, anjungan Pantai Losari sampai Mandar-Toraja itu memang kewenangannya Dinas Pariwisata, dalam hal ini UPTD Losari. Adapun setelah Mandar-Toraja sampai ke MGH, istilah di lapangan disebut Pantai Panjang, itu dikelola oleh (pemerintah) kecamatan," bebernya.
Menurut Hendra, PD Parkir bakal mengelola seluruh area anjungan, baik yang dikelola UPTD Losari maupun kecamatan. Dia menilai upaya ini dapat menekan pungutan liar.
"Iya, rencananya seperti itu. Supaya lebih tertata, terkelola dengan baik," sebutnya.
Namun, teknis pengelolaan parkir di luar pagar anjungan masih akan dibahas dengan Dinas Perhubungan. Pihaknya ingin penataan jelas di setiap area.
"Dibicarakan lebih lanjut dengan Dinas Perhubungan," tuturnya.
Simak Video "Video: Ledakan Tabung Gas Guncang Warung Kopi di Makassar"
(hsr/hsr)