Ricuh Demo Tunjangan DPR Berujung 4 Orang Tak Bersalah Tewas di Makassar

Ricuh Demo Tunjangan DPR Berujung 4 Orang Tak Bersalah Tewas di Makassar

Tim detikSulsel - detikSulsel
Minggu, 31 Agu 2025 08:30 WIB
Kondisi Terkini Gedung DPRD Makassar Usai Dibakar Massa Aksi
Kondisi gedung DPRD Makassar usai dibakar massa. Foto: Muh Zunkarnaim
Makassar -

Demo kenaikan tunjangan anggota DPR RI meluas hingga berujung ricuh ke sejumlah daerah, tak terkecuali di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Nahasnya, 4 orang tidak bersalah turut menjadi korban akibat demo ricuh ini.

Aksi protes massa yang berlangsung Senin (25/8) awalnya merupakan luapan kekecewaan terhadap anggota DPR RI. Salah satu yang menjadi sorotan terkait dengan tunjangan anggota DPR.

Situasi sempat ricuh saat massa aksi menggelar demonstrasi di gedung DPR RI. Bentrokan antara massa dan polisi terjadi, hingga belakangan mampu terurai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demo massa kemudian berlanjut pada Kamis (28/8). Aksi sempat berjalan kondusif hingga sore hari, sebelum akhirnya kericuhan mulai pecah pada malam hari.

Saat itu pula, insiden nahas menimpa pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob. Kejadian ini dengan cepat menyebar ke media sosial.

ADVERTISEMENT

Insiden itu lantas memicu kemarahan massa hingga akhirnya kembali terjadi demonstrasi pada Jumat (29/8). Demo tidak hanya terjadi di Jakarta, namun juga di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Kota Makassar.

Massa Demo Bakar Gedung DPRD Makassar-Sulsel

Di Makassar, demonstrasi terjadi sejak siang hari di sejumlah titik. Demo awalnya berlangsung kondusif hingga sore hari. Namun memasuki malam hari sekitar pukul 20.00 Wita, massa mulai panas dan melakukan pembakaran.

Massa awalnya membakar sejumlah sepeda motor di depan gedung DPRD Makassar. Kemudian semakin beringas dengan membakar mobil-mobil yang terparkir di halaman gedung DPRD Makassar, lalu lanjut membakar bagian depan gedung.

Api yang terus berkobar kemudian membuat seluruh bagian gedung DPRD Makassar terbakar. Situasi ini pun sempat menjadi tontonan massa dan warga yang melintas.

Tak hanya gedung DPRD Makassar, massa juga bergerak melakukan pembakaran di gedung DPRD Sulsel pada Sabtu (30/8) dini hari. Di lokasi, massa lebih dulu membakar mobil di dalam halaman kantor, lalu lanjut membakar bagian depan gedung yang akhirnya meluas hampir ke seluruh bagian gedung.

Massa juga sempat menyerang dan melakukan pembakaran di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Kantor Kejaksaan Negeri Makassar (Kejari), serta pos-pos polisi yang berada di jalan protokol.

3 Orang Tewas di Gedung DPRD Makassar

Belakangan dilaporkan ada tiga orang meninggal dunia dalam insiden pembakaran gedung DPRD Makassar. Tiga korban meninggal terdiri dari 2 orang pria dan seorang wanita. Dua korban masing-masing meninggal di rumah sakit Bhayangkara dan rumah sakit Grestelina, Makassar.

"Meninggal 3 orang," ujar Fadli dalam keterangannya, Sabtu (30/8).

Selain korban meninggal, juga terdapat lima korban lainnya yang mengalami luka-luka. Masing-masing terdiri dari 3 orang luka berat, dan 2 lainnya luka sedang. Para korban masih menjalani perawatan.

"Ini data terakhir, anggota masih asesmen," sambungnya.

Adapun korban meninggal yakni Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah Syaiful Akbar, staf humas DPRD Makassar Muh Akbar Basri alias Abay, dan staf anggota DPRD Makassar Sarina Wati. Ketiga korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga masing-masing pada Sabtu (30/8).

1 Korban Tewas Dikeroyok Massa

Jumlah korban tewas imbas demo ricuh di Makassar kemudian bertambah menjadi empat orang. Satu korban lainnya meninggal akibat dikeroyok di depan kampus UMI.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Makassar Fadli Tahar mengatakan korban tersebut bernama Rusdamdiansyah, seorang warga Jalan Urip Sumoharjo. Korban tewas setelah sempat dirawat di RS Kemenkes CPI.

"Yang satu itu (Rusdamdiansyah) tadi ada permintaan ke kantor (BPBD Makassar) untuk membawa jenazah ke pemakaman. Kalau itu korban di luar peristiwa di DPRD Makassar (gedung DPRD dibakar massa)," ujar Fadli kepada detikSulsel, Sabtu (30/8).

Fadli menjelaskan Rusdamdiansyah meninggal diduga akibat pengeroyokan saat demo di depan UMI. Namun, dia mengaku belum bisa memastikan kronologi lengkap kejadian tersebut.

"Imbas demo di depan UMI, Urip. Dia dikeroyok. Mungkin ada yang ini dipicu bagaimana sehingga dikeroyok. Saya juga tidak bisa pastikan bagaimana kejadian sebenarnya. Mungkin (sementara) perjalanan, ya, karena dia kabarnya malam," katanya.

Dengan tambahan ini, total korban tewas akibat demo Makassar menjadi empat orang. BPBD Makassar merinci kini tiga korban meninggal di DPRD Makassar dan satu korban di depan UMI.

"Iya (3 korban meninggal imbas demo di gedung DPRD Makassar dan 1 di depan UMI)," tegas Fadli.

Halaman 2 dari 5


Simak Video "Video: 3 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung DPRD Makassar"
[Gambas:Video 20detik]
(asm/asm)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads