Wanita Tewas dalam Karung di Boven Digoel, Ternyata Dibunuh Pacar

Papua Selatan

Wanita Tewas dalam Karung di Boven Digoel, Ternyata Dibunuh Pacar

Paulus Pulo - detikSulsel
Rabu, 28 Okt 2026 13:38 WIB
Polisi mengevakuasi jasad wanita dalam karung korban pembunuhan di Boven Digoel.
Foto: Polisi mengevakuasi jasad wanita dalam karung korban pembunuhan di Boven Digoel. (dok. Istimewa)
Boven Digoel -

Warga digegerkan dengan penemuan mayat wanita berinisial APSD (38) dalam karung di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Usut punya usut, wanita itu ternyata dibunuh oleh pacarnya sendiri, DAYP (25) yang kini telah ditangkap polisi.

"Tersangka berhasil diamankan untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut," kata Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pietersz kepada wartawan, Rabu (28/10/2026).

Kasus ini bermula dari penemuan mayat korban di pinggir sungai Lokpon, Kalikau, Kampung Asiki, Distrik Jair, Minggu (25/10). Jenazah korban ditemukan oleh warga yang berada di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa telah menemukan jenazah di dalam karung yang berlokasi di Lokpon," tuturnya.

Polisi yang melakukan penyelidikan kemudian mengungkap ada dugaan tindak pidana pembunuhan di balik penemuan mayat korban. Pelaku yang merupakan pacar pun akhirnya ditangkap.

ADVERTISEMENT

"Status korban sudah menikah cuman sudah pisah lama tapi belum resmi cerai, terus pacaran sama yang pelaku sekarang," imbuh Dian.

Dian menjelaskan, pembunuhan ini dipicu konflik antara pelaku dan korban. Pelaku menganiaya dengan cara mencekik dan memukul korban hingga tewas.

"Motif sementara diduga berkaitan dengan konflik pribadi antara tersangka dan korban yang berkembang menjadi pertengkaran fisik disertai dengan kemarahan yang menurut pengakuan tersangka timbul setelah dirinya dipukul oleh korban," jelasnya.

Pelaku lalu berupaya menyembunyikan jejak kejahatannya. Jasad korban dimasukkan dalam karung kemudian dibuang ke sungai hingga akhirnya ditemukan.

"Tersangka juga diduga membuang barang-barang milik korban ke sungai untuk menyembunyikan jejak perbuatannya," imbuh Dian.



(sar/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads