Wanita berinisial NR di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), ditipu pria inisial MR (45) sebesar Rp 80 juta modus gandakan uang. Korban mengundang pelaku datang ke rumahnya melakukan ritual penggandaan uang demi bisa membayar utang.
"Katanya buat bayar utang (jadi melakukan ritual gandakan uang)," ujar Kanit Pidum Satreskrim Polresta Mamuju, Ipda Alfare Muhammad Mufaqqihul Azis kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).
Alfare mengatakan korban sebelumnya memang sudah bertemu dengan pelaku saat berada di Banten. Pelaku saat itu meyakinkan korban bisa menggandakan uang hingga miliaran rupiah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sempat ketemu di Banten. Setelah korban kembali ke Mamuju dipanggillah tersangka," terangnya.
Menurut Alfare, korban bahkan mengeluarkan biaya transportasi pelaku ke Mamuju. Saat tiba di rumah korban, pelaku meminta agar disiapkan ayam cemani dari Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) serta satu ekor kambing untuk proses ritual penggandaan uang.
Korban kemudian menyiapkan semua perlengkapan ritual yang diminta pelaku. Korban juga meminjam uang dari keluarga dan warga sekitar hingga terkumpul Rp 80 juta.
"Katanya uang itu selain uang pribadi, ada dipinjam juga dari keluarga dan warga. Menurut keterangan korban terkumpul Rp 80 juta, tapi kami masih dalami," bebernya.
Alfare menambahkan, tersangka melancarkan aksinya dengan meyakinkan korban bisa menggandakan uang lewat ritual. Tersangka juga memperlihatkan rekaman video tumpukan uang pecahan seratus ribu sebesar Rp 203 juta kepada korban yang belakangan diketahui ternyata duit mainan.
"Dikasih lihat juga video tumpukan uang yang katanya hasil dari gandakan uang, yang ternyata uang mainan," imbuhnya.
Diketahui, pelaku melancarkan aksinya di rumah korban di Kecamatan Kalukku, Mamuju pada Selasa (13/10). Saat itu pelaku menyuruh korban menyiapkan sejumlah uang dan menyembelih ayam serta kambing agar ritual penggandaan uang berhasil.
Uang tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kardus lalu disimpan dalam rumah. Tersangka kemudian pergi dan meminta agar uang dalam kardus itu baru dibuka keesokan hari atau tepatnya Rabu (14/10) pagi.
"Jadi dia (korban) sudah potong kambing juga tapi pas dicek dalam kardus sudah tidak ada uang," beber Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir kepada wartawan, Selasa (20/10).
