PNS di Yahukimo Bersimbah Darah Dibacok 2 OTK di Rumahnya

Papua Pegunungan

PNS di Yahukimo Bersimbah Darah Dibacok 2 OTK di Rumahnya

Wempie Yance - detikSulsel
Senin, 12 Okt 2026 19:21 WIB
Seorang PNS di Yahukimo, Papua, dibacok dua orang tidak dikenal saat menyapu di halaman rumah.
Foto: Seorang PNS di Yahukimo, Papua, dibacok dua orang tidak dikenal saat menyapu di halaman rumah. (dok. istimewa)
Yahukimo -

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial ET (51) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dibacok dua orang tidak dikenal (OTK) hingga bersimbah darah. Korban diserang saat menyapu di depan rumahnya.

"Pegawai negeri sipil berinisial ET mengalami luka berat. Saat sedang menyapu halaman rumah, ET didatangi dua orang tidak dikenal yang membawa senjata tajam dan kemudian melakukan penyerangan," kata Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).

Peristiwa itu terjadi di kawasan Perumahan Eselon IV Jalur 3, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo pada Senin (12/10) pagi. Korban yang menahan serangan pelaku membuatnya mengalami luka berat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika berusaha melindungi diri, korban mengalami luka terbuka pada pergelangan tangan kiri dan punggung bagian kanan," ujar Yusuf.

Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

ADVERTISEMENT

"Begitu menerima informasi mengenai kejadian tersebut, personel Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo langsung merespons dengan mendatangi TKP," katanya.

Sementara Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani menegaskan bahwa keselamatan korban menjadi prioritas dalam penanganan kasus tersebut. Ia memastikan proses penegakan hukum dilaksanakan secara profesional dan objektif.

"Kami juga mengajak masyarakat tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi keamanan di Yahukimo agar tetap kondusif," katanya.



(hsr/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads