Sudah Dianggap Keluarga, Pria di Bone Malah Gadaikan Mobil Bos

Sudah Dianggap Keluarga, Pria di Bone Malah Gadaikan Mobil Bos

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Selasa, 29 Sep 2026 16:02 WIB
Pria asal Bone ditangkap di Makassar usai menggelapkan mobil majikan. Dokumen Istimewa
Foto: Pria asal Bone ditangkap di Makassar usai menggelapkan mobil majikan. Dokumen Istimewa
Makassar -

Pria berinisial JP (52) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), tega menggadaikan mobil milik majikannya. Pelaku kemudian diringkus di Kota Makassar.

"Pelaku diketahui berada di sebuah kos-kosan di wilayah Pampang, Makassar, sehingga tim bergerak ke lokasi dan mengamankannya," ujar Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Wawan Suryadinata pada Selasa (29/9/2026).

Kasus penggelapan ini bermula saat JP yang merupakan karyawan korban meminjam mobil untuk keperluan pribadi pada bulan Desember 2025. Korban yang telah menganggap JP seperti keluarga kemudian meminjamkan mobil tersebut selama tiga hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaku merupakan karyawan korban dan sudah lama bekerja di bidang usaha mebel. Karena sudah dianggap keluarga, korban meminjamkan mobil tersebut selama tiga hari. Namun, mobil tidak kunjung dikembalikan," jelas Wawan.

Dari hasil pemeriksaan, JP mengakui telah menguasai mobil tersebut selama beberapa hari sebelum menggadaikannya kepada pria berinisial D. Mobil tersebut digadaikan seharga Rp 45 juta pada Desember 2025 di wilayah Maros.

ADVERTISEMENT

"Pelaku mengakui telah menguasai mobil milik korban selama beberapa hari dan selanjutnya menggadaikan mobil tersebut kepada seseorang dengan harga Rp 45 juta di Maros," ungkap Wawan.

Transaksi gadai tersebut disebut dilakukan tanpa administrasi maupun surat perjanjian. Polisi kini masih mengembangkan kasus untuk mencari keberadaan mobil yang diduga masih dikuasai D.

"Berdasarkan informasi, mobil tersebut berada di kawasan Pasar Carangki, Kelurahan Batangase, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros. Anggota masih melakukan pengembangan untuk mencari D dan mobil yang dicuri dari JP," beber Wawan.



(hmw/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads