Sopir Travel Sempat Disandera Sebelum Dibunuh OPM di Wamena

Papua Pegunungan

Sopir Travel Sempat Disandera Sebelum Dibunuh OPM di Wamena

Syachrul Arsyad - detikSulsel
Rabu, 16 Sep 2026 11:59 WIB
TNI menemukan jenazah sopir travel korban pembunuhan OPM di Wamena, Jayawijaya dalam mobil terbakar.
Foto: TNI menemukan jenazah sopir travel korban pembunuhan OPM di Wamena, Jayawijaya dalam mobil terbakar. (dok. istimewa)
Jayawijaya -

Sopir travel bernama Aris Sanda sempat disandera sebelum tewas ditembak mati Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan. Warga asal Toraja, Sulawesi Selatan itu, awalnya dicegat di jalanan saat membawa penumpang.

"Berdasarkan informasi awal, rombongan kendaraan lajuran dihentikan oleh sekelompok orang bersenjata," kata Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol (Inf) M. Wirya Arthadiguna dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).

Para pelaku lalu memeriksa pengemudi dan penumpang. Saat itulah korban dibawa oleh pelaku, sedangkan penumpang mobil dilepaskan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para penumpang diperintahkan kembali menuju Wamena, sementara Aris Sanda dibawa menuju arah kawasan Danau Habema," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Di lokasi itu lah sopir diduga ditembak mati oleh OPM. TNI yang menerima informasi kemudian turun ke lokasi melakukan penyisiran hingga menemukan mobil korban.

"Koops TNI Habema melaksanakan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Tim kemudian menemukan satu unit kendaraan dalam kondisi terbakar beserta jenazah pengemudinya," jelasnya.

Saat ini proses evakuasi jenazah masih berlangsung sembari mempertimbangkan kondisi keamanan di lokasi. Sementara para pelaku masih dalam pengejaran.

"Korban diketahui merupakan pengemudi yang selama ini melayani angkutan logistik dan penumpang masyarakat pada jalur wamena menuju Mbua," ucap Wirya.

Diketahui, pembunuhan sopir travel terjadi di Jalur Wamena menuju Mbua, Jayawijaya, Selasa (15/9). Insiden ini viral setelah rekaman sopir travel disandera dan ditodong senjata api oleh para pelaku di jalanan.



(sar/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads