Ladang Ganja Ditemukan Polisi di Kampung Pipukmo Jayawijaya

Papua Pegunungan

Ladang Ganja Ditemukan Polisi di Kampung Pipukmo Jayawijaya

Syachrul Arsyad - detikSulsel
Kamis, 27 Agu 2026 18:47 WIB
Polres Jayawijaya menemukan ladang ganja di Kampung Kampung Pipukmo, Jayawijaya.
Foto: Polres Jayawijaya menemukan ladang ganja di Kampung Kampung Pipukmo, Jayawijaya.
Jayawijaya -

Polisi menemukan ladang ganja di sebuah kampung Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Sebanyak 16 batang ganja diamankan dari lokasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Ladang ganja ditemukan di Kampung Pipukmo, Distrik Hubikosi, Kamis (27/8/2026). Kasus ini terungkap atas hasil kerja sama antara polisi dengan masyarakat setempat setelah dilakukan patrol dan deteksi udara melalui drone.

"Ganja merupakan narkotika dan memiliki dampak negatif terhadap kesehatan, kehidupan sosial maupun masa depan seseorang," tegas Kasat Narkoba Polres Jayawijaya Iptu Jan B Saragih dalam keterangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lokasi ladang ganja berada sekitar 3 kilometer dari jalan umum dan harus ditempuh dengan berjalan kaki. Luas lahan mencapai sekitar 260 cm x 400 cm.

Di lokasi diamankan 12 tanaman ganja yang masih tumbuh dengan ukuran bervariasi. Sementara 4 batang ganja telah dipanen masing-masing berukuran 120 cm, 114 cm, 129 cm dan 137 cm.

ADVERTISEMENT

Pemilik atau pihak yang menanam tanaman tersebut masih dalam proses penyelidikan. Iptu Jan menegaskan pengungkapan ini bagian dari upaya melindungi masyarakat dari peredaran ganja.

"Kami tidak ingin tanaman ganja berkembang dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda di Papua," tegasnya.

Penyalahgunaan narkotika disebut bisa memicu berbagai persoalan sosial, menurunkan produktivitas dan mengganggu hubungan dalam keluarga dan lingkungan. Bahkan meningkatkan potensi terjadinya gangguan kamtibmas apabila tidak dicegah sejak dini.

"Yang paling kami khawatirkan adalah dampaknya terhadap generasi muda Papua. Anak-anak muda adalah masa depan Papua. Jangan sampai mereka kehilangan kesempatan untuk belajar, bekerja, berkarya dan membangun daerahnya karena terpengaruh narkotika," paparnya.

Polres Jayawijaya turut mendorong edukasi terkait karakteristik dan bahaya ganja. Masyarakat juga diminta tidak ragu melapor jika menemukan tanaman ganja.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda yang telah membantu memberikan informasi kepada kepolisian. Dukungan masyarakat sangat penting karena kepolisian tidak mungkin bekerja sendiri," jelasnya.

Polisi berharap kepedulian tersebut terus diperkuat sehingga masyarakat bersama kepolisian dapat menciptakan lingkungan yang semakin aman dan terbebas dari narkotika. Di sisi lain

"Apabila mengetahui adanya penanaman atau peredaran ganja, silakan sampaikan kepada pihak kepolisian. Kami akan menindaklanjuti informasi tersebut secara profesional dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis," jelasnya.



(sar/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads