Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) berinisial GW sempat terkapar usai ditembak polisi sebelum dibawa rekannya masuk ke hutan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. GW yang menjadi target operasi terlibat sejumlah aksi penembakan dan pembunuhan di wilayah Papua sejak 2017 silam.
"GW telah tercatat sebagai DPO (daftar pencarian orang) dan berkaitan dengan sejumlah perkara pidana di wilayah Tembagapura dan Kabupaten Mimika," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).
Dalam catatan kepolisian, GW terlibat aksi penembakan terhadap kendaraan LWB di area Mile 69, Distrik Tembagapura pada 14 November 2017. Penyerangan itu mengakibatkan seorang korban berinisial RTS mengalami luka pada paha kiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GW juga tercatat melakukan aksi penembakan di area perkantoran Office Building 1 PT Freeport Indonesia, Kuala Kencana, Mimika pada 30 Maret 2020. Serangan itu mengakibatkan seorang warga negara Selandia Baru, Graeme Thomas Wall (57) meninggal dunia dan dua karyawan lainnya mengalami luka.
Aparat kepolisian yang tergabung dalam Operasi Damai Cartproporsionalitas Satgas Amole-2026 berhasil mengidentifikasi pelaku di Distrik Tembagapura, Mimika, Jumat (7/8). Aparat kemudian melakukan upaya penegakan hukum dengan melepaskan tembakan ke arah GW.
"GW mengalami luka pada bagian tubuhnya. Setelah itu, yang bersangkutan mendapatkan pertolongan dari anggota kelompoknya," ungkap Yusuf.
Yusuf menegaskan tindakan ini dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan pengembangan informasi yang dilakukan personel secara bertahap. Saat itu, posisi pelaku berada di perbukitan sehingga aparat melepaskan tembakan karena mempertimbangkan keselamatan personel.
"Personel gabungan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap target dengan menyesuaikan situasi di lapangan. Karena situasi di lapangan ini jurang dan bukit, serta tetap berpedoman pada hukum yang berlaku," paparnya.
Aparat menduga pelaku GW masih hidup pascapenembakan. Kendati begitu, pelaku GW yang sempat terkapar langsung dibawa kabur oleh rekannya melarikan diri masuk dalam hutan.
"Personel selanjutnya melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di sekitar lokasi. Berdasarkan informasi yang diperoleh, GW kemudian dibawa oleh anggota kelompoknya menuju kawasan hutan," tambah Yusuf.
Aparat Tetap Kejar Pelaku
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani mengatakan, penindakan terhadap GW merupakan bagian dari upaya penegakan hukum. Dia memastikan langkah yang dilakukan sesuai prosedur hukum.
"Terhadap GW, yang bersangkutan merupakan target yang telah tercatat dalam DPO terkait sejumlah perkara pidana. Karena itu, langkah yang dilakukan personel merupakan bagian dari proses penegakan hukum terhadap target tersebut," tegas Faizal.
Sementara Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Adarma Sinaga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Dia memastikan pihaknya tetap melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Perkembangan di lapangan akan terus kami dalami dan setiap informasi yang disampaikan kepada publik akan didasarkan pada fakta yang telah diverifikasi oleh petugas," pungkas Adarma.
Simak Video "Video Detik-detik Evakuasi Pilot AMA di Yahukimo yang Tewas Ditembak KKB"
[Gambas:Video 20detik] (hsr/hsr)
