Pria berinisial MB (29) ditangkap gegara membunuh wanita inisial IN (28) saat open booking (BO) di kamar kos Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku kini ditahan di Mapolres Pinrang.
Dalam video dilihat detikSulsel, tampak pelaku sedang diinterogasi di Mapolres Pinrang. Pelaku duduk di kursi plastik dengan kedua tangan dalam kondisi diborgol.
Pelaku mengenakan baju kaos berwarna hitam dengan logo Bendera Merah Putih di lengan sebelah kanan. Pelaku berkulit sawo matang dengan kumis tipis dan rambut panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku kemudian menjawab setiap pertanyaan polisi terkait kematian korban. Pelaku sesekali hanya menggelengkan kepala merespons pertanyaan polisi.
Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Prawira Wardany mengatakan pelaku ditangkap di Kelurahan Kassa, Kecamatan Batulappa, Pinrang pada Sabtu (8/8) pagi. Pelaku kemudian digelandang ke Mapolres Pinrang.
"Kami dari Satreskrim Polres Pinrang bekerja sama juga dengan Sat Intelkam Polres Pinrang berhasil mengamankan terduga pelaku tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian," kata Prawira kepada wartawan, Sabtu (8/8/2026).
Prawira mengatakan pihaknya masih mendalami motif pelaku menganiaya korban hingga tewas. Namun dari pemeriksaan awal, keduanya terlibat cekcok di lokasi yang berujung penganiayaan.
"Untuk motif sedang didalami, kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. Namun untuk informasi sementara, motif ini adalah karena pelaku kesal dengan korban," ujarnya.
Sementara pelaku MB mengaku mengenal korban melalui aplikasi kencan. Pelaku kemudian mendatangi korban setelah diberi alamat kos di Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto.
"Dia bilang kalau datang meko, langsung meko naik di kamar 26. Nomor 26," kata MB saat diinterogasi polisi di Mapolres Pinrang.
Lebih lanjut, MB mengaku telah membuat kesepakatan dengan korban berupa tarif kencan Rp 500. Namun pelaku hanya membawa uang Rp 300 ribu hingga keduanya terlibat cekcok.
"Bilang perjanjian 500, tapi kukira uangku 500, ternyata 300 ji kubawa. Pas mau ka' keluar, dia mau berteriak. Natahan ka' di pintu," kata MB.
Ancam korban membuat pelaku panik karena ada banyak orang di luar kamar kos. Palaku langsung mendorong korban ke Kasur lalu dicekik hingga tidak berdaya.
"Jadi saya panik karena banyak orang di luar toh. Jadi saya dorong ki ke Kasur. Jatuh di kasur, berteriak ki di situ minta tolong, jadi kucekik," bebernya.
Diketahui, korban ditemukan tewas di indekos Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Rabu (5/8) malam. Berdasarkan data kepolisian korban merupakan warga pendatang asal Polewali Mandar (Polman) yang tinggal dan menyewa kamar di rumah indekos lokasi kejadian.
"Setelah kami melakukan penyelidikan, memang ada dugaan terjadinya tindak pidana pembunuhan," kata Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Ananda Gunawan kepada wartawan, Kamis (6/8).
