Mobil Pria di Maros Dirusak Usai Diteriaki Maling, 11 Pelaku Ditangkap

Mobil Pria di Maros Dirusak Usai Diteriaki Maling, 11 Pelaku Ditangkap

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Kamis, 06 Agu 2026 18:00 WIB
Pemobil di Maros diteriaki pencuri hingga mobil dirusak warga.
Foto: Pemobil di Maros diteriaki pencuri hingga mobil dirusak warga. (dok. istimewa)
Maros -

Polisi mengamankan 11 orang terduga pelaku perusakan mobil pria bernama Hasrul (36) usai diteriaki maling di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Para terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan di Polsek Mandai.

"Sebanyak 11 orang telah diamankan dalam kasus dugaan perusakan mobil milik korban," ujar Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).

Puluhan terduga pelaku itu diamankan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Pattontongan, Kecamatan Mandai, pada Rabu (5/8). Mereka yang diamankan yakni BO (20), SI (32), UF (26), MUH (18), AF (16), AD (19), SR (23), RD (24), ES (48), MA (17), dan AN (16).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahmad mengatakan pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus tersebut. Mulai dari mobil korban, motor terduga pelaku, delapan batu yang dipakai melempar mobil, dan dua unit handphone.

"Barang bukti yang diamankan di antaranya satu unit mobil korban, empat sepeda motor, delapan batu, dan dua unit handphone," ungkap Ahmad.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Ahmad mengatakan pihaknya masih mendalami keterangan para terduga pelaku terkait motif dan kronologi kejadian. Dia menegaskan 11 orang yang diamankan masih diperiksa.

"Sebelas orang terduga pelaku tersebut pria berusia remaja hingga dewasa," ujarnya.

Diketahui, peristiwa itu terjadi di Dusun Bangun Polea, Desa Pattontongan, Kecamatan Mandai, Selasa (4/8) sekitar pukul 17.15 Wita. Korban awalnya berangkat dari rumah menggunakan mobil merah menuju sebuah apotek untuk membeli obat di Dusun Padaelo, Desa Tenrigangkae.

"Korban dikejar dari belakang oleh seorang pria berinisial ED dengan tiga rekannya, kemudian mobilnya dipukul menggunakan helm, tangan, dan ditendang sambil diteriaki sebagai pencuri," kata Kapolsek Mandai AKP Syamsul Bahri kepada wartawan, Rabu (5/8).



(hsr/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads