Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa Usai Diduga Curi Motor di Morowali

Sulawesi Tengah

Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa Usai Diduga Curi Motor di Morowali

Rangga Musabar - detikSulsel
Minggu, 26 Jul 2026 14:53 WIB
Pria berinisial S (33) tewas dikeroyok massa di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Pria berinisial S (33) tewas dikeroyok massa di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng). Foto: dok istimewa
Morowali -

Pria berinisial S (33) tewas dikeroyok massa di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pria asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), itu dikeroyok massa usai diduga mencuri motor di lokasi.

"Terduga pelaku tindak pidana pencurian yang diamankan dan menjadi korban pengeroyokan oleh massa," ujar Kabag Ops Polres Morowali, AKP Rustang kepada wartawan Minggu (26/7/2026).

Peristiwa itu terjadi di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Sabtu (25/7) sekitar pukul 23.05 Wita. Pelaku diduga mencuri motor di sekitar minimarket Desa Bahomakmur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aksinya kemudian diketahui warga hingga berhasil diamankan. Sebelum diserahkan kepada petugas yang bersangkutan diduga menjadi korban pengeroyokan," kata Rustang.

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya. Personel Polsek Bahodopi yang tiba di lokasi kemudian mengevakuasi pelaku ke Klinik IMIP untuk mendapatkan penanganan medis.

"Karena kondisinya cukup serius, korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Bungku. Meski sempat mendapat perawatan intensif, nyawanya tidak tertolong," terangnya.

ADVERTISEMENT

Rustang menambahkan pihaknya masih mendalami dugaan tindak pidana pencuri motor yang dilakukan pelaku. Polisi juga mengusut aksi pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait dugaan pencurian tersebut, sekaligus mengusut dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," pungkasnya.



(hsr/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads