Update Ledakan Bom Sisa PD II di Biak Numfor: 9 Orang Tewas, 6 Luka-luka

Papua

Update Ledakan Bom Sisa PD II di Biak Numfor: 9 Orang Tewas, 6 Luka-luka

Paulus Pulo - detikSulsel
Kamis, 16 Jul 2026 13:57 WIB
Polda Papua merilis perkembangan kasus ledakan bom peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor.
Foto: Polda Papua merilis perkembangan kasus ledakan bom peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor. (dok. Istimewa)
Biak Numfor -

Polda Papua merilis perkembangan terbaru kasus ledakan bom sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Insiden itu ternyata mengakibatkan 9 orang tewas dan 6 lainnya mengalami luka-luka.

"Peristiwa ini melibatkan bahan peledak sehingga seluruh proses penyelidikan dilakukan secara hati-hati dan berdasarkan alat bukti yang sah," kata Dirkrimum Polda Papua Kombes Parasian Herman Gultom dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).

Hasil identifikasi diketahui 8 orang meninggal di lokasi kejadian dan 1 orang meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. Selain itu terdapat 6 korban luka-luka serta 10 bangunan mengalami kerusakan, terdiri dari 9 rumah warga dan 1 rumah ibadah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beberapa korban pada awalnya belum dapat diidentifikasi, namun berkat kerja keras Tim DVI Polda Papua seluruh korban akhirnya berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga masing-masing," ucapnya.

Sementara itu, Tim DVI Polda Papua Penata I Hamzah Chusaeni menjelaskan, identifikasi terhadap korban yang tidak dapat dikenali secara visual dilakukan melalui pemeriksaan DNA. Tim DVI mengambil tiga sampel DNA pembanding dari keluarga korban dan sepuluh sampel jaringan tubuh korban.

ADVERTISEMENT

Sampel itu kemudian dikirim ke Laboratorium DNA Pusdokkes Polri di Jakarta untuk diperiksa secara ilmiah. Dari hasil pemeriksaan itu, seluruh korban akhirnya berhasil diidentifikasi dan jasad diserahkan kepada keluarga.

"Melalui pemeriksaan DNA tersebut, seluruh korban yang sebelumnya belum dapat dipastikan identitasnya akhirnya berhasil diidentifikasi dan telah diserahkan kepada keluarga masing-masing," ujar Hamzah.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam penanganan musibah tersebut. Dia menegaskan kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam mempercepat penanganan dan pemulihan pascakejadian

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, TNI, Polri, instansi terkait, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tenaga kesehatan, relawan, serta rekan-rekan media yang telah bersinergi dalam proses penanganan musibah ini," ujar Cahyo.

Diketahui, bom diduga sisa PD II meledak di Kompleks Perumahan Nelayan, Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Minggu (31/5) sekitar pukul 14.45 WIT. Ledakan terjadi di bawah kolong salah satu rumah warga.

Mirisnya, bom itu meledak hingga mengakibatkan korban jiwa dan merusak rumah hingga gereja. Tim Jibom yang diturunkan ke lokasi sempat menemukan sejumlah granat dan mortir aktif pascaledakan.



(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads