Polisi Digigit Ular Saat Cari Tahanan Kabur di Hutan Kolaka Utara

Sulawesi Tenggara

Polisi Digigit Ular Saat Cari Tahanan Kabur di Hutan Kolaka Utara

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Kamis, 09 Jul 2026 21:52 WIB
Seorang polisi, Bripka Rahman digigit ular saat mencari tahanan kabur di kawasan hutan Kabupaten Kolaka Utara.
Foto: dok istimewa
Kolaka Utara -

Seorang polisi, Bripka Rahman digigit ular saat mencari tahanan kabur di kawasan hutan Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra). Beruntung, korban selamat dalam insiden itu.

"Iya ada satu anggota yang digigit ular berbisa saat pencarian tahanan di hutan," ujar Kasi Humas Polres Kolaka Utara Aipda Ahmad Saiful kepada detikcom, Kamis (9/6/2026).

Bripka Rahman digigit ular di kawasan hutan Simbula Desa Katoi, Kecamatan Katoi, Kolaka Utara pada Minggu (5/7). Para tahanan diduga melarikan diri masuk ke hutan di wilayah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lokasi anggota digigit ular di kawasan hutan Simbula Kolaka Utara," katanya.

Setelah digigit ular, Bripka Rahman langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan. Ahmad memastikan Bripka Rahman dalam kondisi baik setelah mendapatkan perawatan.

ADVERTISEMENT

"Anggota dirawat inap sehari setelah itu sudah keluar, alhamdulillah anggota sudah sembuh," bebernya.

Dia mengungkapkan saat ini sebanyak 7 tahanan sudah kembali diamankan ke Mapolres Kolaka Utara. Polisi masih terus melakukan pencarian terhadap 4 tahanan lainnya.

"Sampai saat ini sudah 7 tahanan yang sudah kami amankan, tersisa 4 tahanan lagi masih dalam pengejaran," bebernya.

Ia mengimbau kepada 4 tahanan yang belum ditangkap untuk segera menyerahkan diri. Polisi memastikan para tahanan yang menyerahkan diri akan diperlakukan dengan baik.

"Kami tetap mengimbau agar para tahanan bisa segera menyerahkan diri dan peran keluarga," pungkasnya.

Diketahui, total ada 11 tahanan melarikan diri dari rumah tahanan Polres Kolaka Utara pada Kamis (2/7) sekitar pukul 03.30 Wita. Para tahanan diduga meloloskan diri dengan merusak ventilasi bagian atas ruang tahanan sebelum memanjat ke atap gedung menggunakan selang air.

"Iya, benar total 11 tahanan yang melarikan diri dini," kata Aipda Ahmad Saiful dalam keterangannya Kamis (2/7).



(hsr/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads