Dendam Kesumat Pria Bunuh Sadis Teman Pakai Cangkul di Makassar

Dendam Kesumat Pria Bunuh Sadis Teman Pakai Cangkul di Makassar

Tim detiksulsel - detikSulsel
Rabu, 08 Jul 2026 06:30 WIB
Evakuasi jenazah Andrerias Umbujala (54) yang ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di Makassar.
Foto: Reinhard Soplantila/detikSulsel
Makassar -

Misteri kematian Andrerias Umbujala (54) akhirnya terungkap. Pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di Makassar, Sulawesi Selatan, itu ternyata dibunuh rekannya sendiri karena dendam kesumat.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh sepupunya, Marcelinus Umbujala di kamar kos korban, wilayah Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, Senin (6/7) pagi. Polisi yang menyelidiki kematian korban lantas meringkus pelaku berinisial AD (42) kurang dari 24 jam setelah penemuan mayat korban.

"Kalau motif sesuai dengan keterangan dari pelaku ini dendam sudah lama yang dipupuk karena sering dilontarkan korban kata-kata kasar. Pembunuhan tersebut kemudian ini pelaku sudah numpuk dari lama kekesalannya," ujar Kapolsek Biringkanaya Kompol Setiawan Malik kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku AD juga terungkap telah merencanakan pembunuhan tersebut. Berdasarkan pengakuannya, pelaku mulai merancang aksinya sejak 2 Juli 2026.

"Iya, ini betul sudah direncanakan. Sudah lama dia rencanakan dari tanggal 2, namun baru kemarin (Senin) ada kesempatan," katanya.

ADVERTISEMENT

Saat itu, kata dia, korban menghubungi pelaku dan memintanya datang ke kamar kos untuk memijat tubuhnya. Pelaku lantas menyanggupi permintaan tersebut dan datang pada dini hari.

"Korban meminta pelaku datang ke kos untuk memijat. Pelaku mengiyakan, nanti kalau senggang dia datang," ungkap Setiawan.

Sebelum menuju lokasi, pelaku lebih dahulu menghabiskan waktu bersama teman-temannya sambil minum minuman tradisional jenis ballo. Setelah itu, pelaku kemudian mendatangi kamar kos korban pada Senin dini hari sekitar pukul 01.00 Wita.

"Jadi sebelum dia ke sana, dia pergi minum ballo dengan teman-temannya. Kemudian jam 1 malam dia langsung ke TKP untuk membunuh pelaku," jelasnya.

Setibanya di kamar kos, kata Setiawan, pelaku terlebih dulu menyiapkan sebuah batu berukuran besar. Saat korban tertidur, pelaku mengangkat batu tersebut dengan kedua tangan lalu menghantamkannya ke kepala korban.

"Dia hantam satu kali pakai batu dan tidak ada perlawanan karena saat itu korban tertidur," jelasnya.

Usai memukul korban dengan batu, pelaku mengambil sebuah cangkul yang berada di depan kamar kos. Cangkul itu kemudian digunakan untuk menghantam wajah korban.

"Kemudian pelaku langsung mengambil cangkul yang berada di depan kamar korban lalu menghantam ke arah wajah korban sebanyak dua kali," beber Setiawan.




(hmw/hmw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads