Polisi menangkap 4 orang terkait bentrok kelompok pemuda berujung dua pria berinisial VK (21) dan RM (25) kena bacok di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. Polisi masih mendalami perang keempat terduga pelaku dalam kasus ini.
"Saat ini, 4 orang terduga pelaku diamankan di Polres Seram Bagian Barat, masing-masing berinisial EIK, MT, AW dan AT," kata Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Andi Zulkifli dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026).
Zulkifli menjelaskan 4 terduga pekaku itu berasal dari Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang. Mereka kini menjalani pemeriksaan intensif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasus (bentrokan) ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan oleh Unit Reskrim Polres Seram Bagian Barat," ujarnya.
Dia menuturkan bentrokan itu dipicu oleh perkelahian antarpemuda yang berkembang menjadi bentrokan kelompok. Bentrokan itu sempat memicu penutupan jalan di beberapa titik namun sudah dibuka.
"Penggunaan senjata tajam yang mengakibatkan (dua pria menjadi) korban luka dari kedua belah pihak. Pihak kepolisian kini mengambil langkah-langkah penanganan dan rekonsiliasi," bebernya.
Diketahui, dua kelompok pemuda terlibat saling serang pakai batu dan parang pada Sabtu (30/5) dini hari. Bentrokan ini melibatkan pemuda Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang, Desa Loki, Kecamatan Huamual.
Bentrok berawal dari perkelahian pemuda Desa Ariate dan pemuda Dusun Tanah Goyang saat pesta joget di Dusun Tanah Goyang. Selanjutnya berujung bentrok hingga dua pria kena bacok.
"Bentrokan antarpemuda itu mengakibatkan dua orang mengalami luka bacok," kata AKBP Andi Zulkifli dalam keterangannya, Sabtu (30/5).
(hsr/asm)
