Remaja pria berinisial MP (20) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), menjadi korban begal saat membeli nasi kuning. Korban mengalami luka terbuka akibat sabetan parang di pinggang.
"Identitas terduga pelaku masih dalam lidik. Berdasarkan keterangan saksi, terduga pelaku berjumlah tiga orang," kata Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Poros Kediri, Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Rabu (27/5) sekira pukul 01.00 Wita. Penganiayaan itu menyebabkan korban harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hajja Andi Depu Polewali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah mendapat tindakan medis di Puskesmas Wonomulyo, korban dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut," tutur Sandy.
Dia menuturkan korban dan rekannya ke luar rumah mencari makan. Saat di sekitar lokasi, korban berpapasan dengan tiga orang pelaku yang berboncengan motor.
"Korban bersama saksi pergi membeli nasi kuning. Saat melintas di Lingkungan Kampung Baru, korban dan saksi berpapasan dengan tiga orang pemuda yang tidak dikenal berboncengan tiga menggunakan sepeda motor," ungkapnya.
Tanpa diduga, para pelaku mengejar korban bersama rekannya. Salah seorang pelaku langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam (tajam) ketika korban berhenti di pinggir jalan.
"Salah satu pelaku tiba-tiba melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan mengenai pinggang kiri serta lengan kiri korban hingga mengakibatkan luka tusuk disertai luka robek pada pinggang sebelah kiri," beber Sandy.
Usai melakukan penganiayaan, ketiga pelaku langsung melarikan diri. Korban mengaku tak mengenali para pelaku dan tidak memiliki permasalahan dengan orang lain.
"Setelah melakukan penyerangan, kelompok pemuda tersebut langsung meninggalkan lokasi kejadian. Dari luka yg dialami korban diduga pelaku menggunakan senjata tajam jenis parang atau celurit," ucapnya.
