Pendulang Emas Tewas Dibunuh OPM di Yahukimo Bertambah Jadi 10 Orang

Papua Pegunungan

Pendulang Emas Tewas Dibunuh OPM di Yahukimo Bertambah Jadi 10 Orang

Paulus Pulo - detikSulsel
Kamis, 21 Mei 2026 18:43 WIB
Bos OPM Dejang Heluka membuat pernyataan lewat video usai membantai 8 pendulang emas di wilayah Korowai, Yahukimo. Dokumen Istimewa
Foto: Bos OPM Dejang Heluka membuat pernyataan lewat video usai membantai 8 pendulang emas di wilayah Korowai, Yahukimo. Dokumen Istimewa
Yahukimo -

Pendulang emas yang tewas dibunuh Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, kini bertambah menjadi 10 orang. Aparat gabungan TNI dan Polri telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi.

"Infonya sekarang nambah jadi 10 korbannya. Iya, meninggal semua," kata Kasi Penerangan Koops TNI Habema Kapten Sus Dewa Puspanegara kepada detikcom, Kamis (21/5/2026).

Aparat gabungan di Yahukimo sudah disiagakan untuk mengevakuasi korban. Mereka dipersiapkan untuk menuju tempat kejadian perkara (TKP).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekitar ratusan personel (dikerahkan melakukan evakuasi), karena gabungan pasukan pasukan yang di Yahukimo," tuturnya.

Sus Dewa menegaskan, proses evakuasi menjadi prioritas apparat gabungan. Setelah evakuasi korban rampung, personel akan fokus mengejar pelaku.

ADVERTISEMENT

"Setelah pelaksanaan evakuasi kita lanjutkan patroli pengejaran," imbuh Sus Dewa.

Diketahui, para pendulang emas tewas usai dibacok bertubi-tubi oleh OPM di lokasi tambang emas, wilayah Korowai, Yahukimo, Rabu (20/5). Pelaku pembacokan adalah OPM pimpinan Dejang Heluka bersama Kopitua Heluka.

"Kelompok tersebut menuding para korban sebagai aparat keamanan yang menyamar," ujar Kapen Koops TNI Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna kepada wartawan, Kamis (21/5).

Letkol Wirya pun membantah kecurigaan OPM yang menganggap para korban merupakan anggota intelijen yang menyamar. Menurutnya, delapan orang korban jelas-jelas merupakan warga sipil.

"Kelompok OPM tersebut dipimpin Mayor Kopitua Heluka bersama pasukan Batalyon Yamue di bawah komando Mayor Dejang Heluka," jelas Wirya.




(sar/hmw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads