Kawanan geng motor yang menyerang seorang pemuda di depan pos polisi Jalan Bandara Lama, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) kocar-kacir dikejar warga. Satu anggota geng motor langsung mengamankan diri di pos polisi dan satu lagi ditangkap warga.
Kasat Lantas Polres Maros AKP Takbir Akbar mengatakan kelompok tersebut melakukan konvoi dari arah Makassar menggunakan sekitar 20 motor. Saat kembali, kawanan geng motor itu melakukan penyerangan di depan Pos Lantas 704, Jalan Poros Maros-Makassar, Minggu (10/5) sekitar pukul 03.30 Wita.
"Awalnya konvoi sepeda motor berjumlah sekitar 20 unit melintas menuju Maros. Tak lama kemudian, rombongan kembali melintas dan melakukan penyerangan secara acak," kata Takbir kepada wartawan Minggu (10/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban yang menjadi sasaran adalah seorang pemuda yang hendak membeli rokok di warung. Aksi brutal tersebut sontak memicu reaksi spontan dari warga di sekitar lokasi hingga para pelaku kocar-kacir meninggalkan lokasi.
"Massa mengejar kelompok tersebut. Salah seorang terduga pelaku justru lari ke arah Pos 704 untuk menyelamatkan diri dari amukan massa," ungkapnya.
Alih-alih lolos, pelaku yang bersembunyi di pos polisi itu langsung digeledah petugas. Hasilnya, polisi menemukan senjata tajam yang disembunyikan pelaku di balik pakaiannya.
"Saat diamankan dan digeledah, ditemukan satu bilah badik yang melekat di badannya," beber Takbir.
Sementara itu, satu pelaku lainnya berhasil ditangkap oleh warga di lokasi berbeda namun masih di kawasan yang sama, lalu diserahkan ke polisi. Selain dua pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.
"Ada satu bilah badik, satu buah anak panah atau busur, serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku," ungkapnya.
Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Satreskrim Polres Maros untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga tengah mendalami identitas pelaku lain yang terlibat dalam konvoi tersebut.
(hsr/sar)
