Sebanyak 256 warga mengungsi imbas penembakan terhadap enam orang oleh orang tidak dikenal (OTK) di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Ratusan warga itu kini berada di Pos Brimob.
"Polsek Tembagapura juga berhasil mengevakuasi sekitar 256 warga yang mengamankan diri dari lokasi Kali Kabur menuju Pos Brimob di MP 72," kata Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).
Jermias mengatakan enam korban yang mengalami luka akibat terkena tembakan juga telah dievakuasi ke rumah sakit. Dia memastikan enam korban luka tembak mendapat penanganan medis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Situasi di lokasi masih dalam penanganan dan proses penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan kronologis kejadian secara lengkap dan akurat," katanya.
Jermias menuturkan ratusan warga diungsikan ke tempat yang aman. Aparat kepolisian juga melakukan pendampingan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Intinya fokus kita saat ini mengevakuasi masyarakat dan saya telah memerintahkan jajaran untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat," bebernya.
Dia menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan korban meninggal. Jarmias meminta warga tetap tenang dan tidak terprovokasi informasi yang belum tentu benar.
"Terkait informasi adanya korban meninggal dunia, kabar tersebut masih simpang siur dan belum dapat dipastikan kebenarannya," imbuhnya.
Diketahui, peristiwa penembakan oleh OTK itu terjadi di Distrik Tembagapura, Mimika pada Kamis (7/5). Korban masing-masing perempuan berinisial IW (12), NN (22), dan TM. Kemudian korban pria berinisial EM, AM dan balita KM (1).
"Enam warga sipil dilaporkan tertembak di wilayah Tembagapura. Korbannya terdiri dari balita usia satu tahun," ujar Dirkrimum Polda Papua Tengah, Kombes Tri Widiyanto kepada detikcom, Jumat (8/5).
