Nasib tragis dialami wanita berinisial NI (25) di Wisma Umega, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Wanita malang itu tewas dibunuh mantan pacarnya, BA (25) di wisman tersebut kemudian mayatnya dibuang ke kebun jati.
Polisi telah melakukan rekonstruksi kasus kematian NI pada Rabu (22/4). Proses rekonstruksi dilakukan di dua tempat berbeda yakni di Wisma Umega, Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja, dan di kebun jati Dusun Congko, Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo.
"Kita sudah lakukan rekonstruksi. Yang direncanakan 31 adegan, namun ada beberapa tambahan berdasarkan fakta-fakta saat rekonstruksi," ujar Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra kepada detikSulsel, Sabtu (25/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dodie kemudian mengungkap kronologi pembunuhan yang dialami korban. Dia mengatakan korban dan pelaku awalnya datang ke Wisma Umega pada 28 Februari 2026. Mereka menyewa kamar hingga terlibat perselisihan terkait gelang emas korban yang hilang.
"Gelang emas korban diambil oleh pelaku. Korban terus mendesak tersangka untuk mengakui dan mengembalikan gelang emas tersebut, hingga akhirnya tersangka mengakui telah mengambil dan menjualnya," bebernya.
Seorang wanita berinisial NI ditemukan meninggal di Soppeng, Sulsel, diduga dibunuh. Pelaku berinisial BA telah ditangkap. (dok. Istimewa). |
Pertengkaran korban dan pelaku memuncak pada 7 Maret 2026. Saat itu, pelaku memukul korban menggunakan kepalan tangan dan mendorongnya hingga jatuh terlentang di atas kasur.
"Korban lalu menindih bagian dada korban menggunakan lengan dan siku kanan serta menutup mulut korban hingga tidak bergerak dan meninggal dunia," ungkapnya.
"Setelah korban meninggal dunia, tersangka keluar kamar dan kembali masuk sekitar 15 menit kemudian, lalu memindahkan jenazah, membersihkan tubuh korban, melepas barang berharga, memakaikan pakaian, dan menutup tubuh korban dengan selimut," lanjut Dodie.
Pelaku kemudian meninggalkan mayat korban di dalam kamar wisma. Namun pada 10 Maret 2026 sekitar pukul 04.30 Wita, pelaku kembali ke wisma mengurus jenazah korban menggunakan plastik hitam serta isolasi kemudian membawanya menggunakan mobil.
"Tersangka setelah membersihkan jenazah korban lalu membuangnya di kebun jati di wilayah Desa Congko. Kemudian tersangka kembali ke wisma, membersihkan kamar, dan mengembalikan kunci kamar seolah tidak terjadi apa-apa," bebernya.
Korban Dilaporkan Hilang
Perbuatan pelaku terungkap setelah korban dilaporkan hilang pada Senin (16/3). Setelah menerima laporan dari kerabat korban, polisi membentuk tim untuk melakukan penyelidikan secara intensif.
Korban kemudian ditemukan tewas di area perkebunan jati di Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, pada Senin (30/3) sekitar pukul 12.00 Wita. Sebelum mayat korban ditemukan, polisi telah mengamankan pelaku BA.
"Iya (dugaan pembunuhan), pelakunya BA asal Madekkang, ditangkap di kasus lain," ujar Dodie saat dikonfirmasi, Selasa (31/3).

