KKB Tembaki Mobil Patroli Polisi di Yahukimo Papua Pegunungan

Papua Pegunungan

KKB Tembaki Mobil Patroli Polisi di Yahukimo Papua Pegunungan

Paulus Pulo - detikSulsel
Kamis, 16 Apr 2026 10:36 WIB
Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menembak mobil polisi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Foto: KKB menembak mobil polisi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (dok. istimewa)
Yahukimo -

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menembak mobil polisi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Penembakan terjadi saat personel Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo melakukan patroli rutin.

"Tim gabungan mendapat tembakan dari arah kelompok KKB yang mengenai kendaraan taktis milik personel," kata Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani kepada wartawan, Kamis (16/4/2026).

Penembakan itu terjadi di Jalan Trans Papua, Kampung Samboga, Distrik Seredala, Yahukimo pada Rabu (15/4). Personel Satgas Damai Cartenz melakukan tembakan balasan sebagai respons atas serangan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Situasi kembali memanas ketika kelompok KKB Kodap XVI kembali melepaskan tembakan dari dua arah berbeda, yakni sisi kanan dan kiri jalan," kata Faizal.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan tim gabungan kembali membalas tembakan tersebut. Selain terlibat kontak tembak dengan aparat, KKB juga memalang jalan yang menghambat akses aparat saat patroli rutin.

"Tim gabungan juga menemukan adanya pemalangan jalan menggunakan pepohonan yang sempat menghambat akses menuju Kampung Samboga. Dan Berdasarkan penyelidikan tim, terdeteksi satu orang anggota KKB bersenjata berada di sekitar lokasi kejadian," bebernya.

Setelah situasi mereda, tim gabungan melakukan penyisiran di tempat kejadian perkara (TKP). Aparat kemudian menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya alat pengisi amunisi hingga sangkur.

"Kita amankan satu pasang sepatu boot berwarna hitam, satu buah stripper clip atau alat pengisi amunisi. satu bilah sangkur, satu baju kaos berwarna hitam, lima bungkus rokok tembakau, satu unit telepon genggam, satu buah tas noken," ungkapnya.

Fizal memastikan tidak ada anggota polisi yang terluka dalam kontak tembak itu. Berdasarkan penyelidikan kelompok KKB Kodap XVI Yahukimo diduga telah merencanakan aksi gangguan keamanan di wilayah Dekai usai melaksanakan ritual adat bakar batu pada 11 April 2026.

"Patroli yang dilakukan aparat merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan tersebut. Kita akan terus meningkatkan patroli serta penegakan hukum secara terukur guna menjaga stabilitas keamanan di Papua," jelasnya.



(hsr/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads