Pria Diduga ODGJ di Asmat Bacok Ayah Kandung Pakai Pisau

Papua Selatan

Pria Diduga ODGJ di Asmat Bacok Ayah Kandung Pakai Pisau

Paulus Pulo - detikSulsel
Kamis, 09 Apr 2026 15:30 WIB
Polisi mengevakuasi ayah dan anaknya yang terluka akibat perkelahian dengan senjata tajam di Asmat.
Foto: Polisi mengevakuasi ayah dan anaknya yang terluka akibat perkelahian dengan senjata tajam di Asmat. (Dok. Istimewa)
Asmat -

Pria bernama Elifas Sakuw (25), menyerang ayah kandungnya Paternus Tapiem (50) menggunakan pisau hingga mengalami sejumlah luka di rahang kiri di Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Korban sempat melakukan perlawanan kepada pelaku yang diduga orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ).

"Insiden perkelahian menggunakan alat tajam terjadi antara seorang pemuda yang diduga ODGJ dengan ayahnya. Mengakibatkan keduanya baik korban maupun pelaku harus dilarikan ke rumah sakit karena luka serius," kata Kapolsek Agast, Ipda Arnold Yansen Wambrauw kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).

Insiden itu terjadi di Jalan Kaisepo, Distrik Agast, Kabupaten Asmat, pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIT. Menurut keterangan saksi mata di lokasi bernama Teofilus Atew (29), dia melihat korban berlarian dikejar oleh pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban yang diketahui bernama Paternus Tapiem seorang PNS, terlihat berlari di jalan raya karena dikejar oleh pelaku yang merupakan anak korban yang mengalami gangguan jiwa," katanya.

ADVERTISEMENT

Arnold menjelaskan korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke rumah salah satu tetangganya. Namun pelaku yang membawa senjata tajam jenis pisau tetap mengejar hingga ke dalam rumah dan menyerang korban secara membabi buta.

"Akibat serangan tersebut, Paternus mengalami luka potong serius di bagian rahang kiri, telinga, dahi, hingga leher," bebernya.

Dalam kondisi terdesak, korban berupaya membela diri dengan menggunakan parang. Korban membalas serangan tersebut hingga mengenai pelaku di bagian bahu kiri, lengan, pergelangan tangan, dan leher.

"Tim Patroli Elang segera bergerak cepat setelah menerima informasi. Tim tiba di lokasi kejadian dan langsung mengevakuasi keduanya ke Rumah Sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis darurat," jelasnya.

Arnold menambahkan korban dan pelaku saat ini masih ditangani oleh dokter di ruang IGD. Kondisi keduanya mengalami luka potong yang cukup parah akibat senjata tajam.



(ata/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads