Dua prajurit TNI Angkatan Laut (AL) gugur dalam kontak tembak di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Kedua korban telah dievakuasi ke rumah sakit.
Kabar gugurnya kedua prajurit TNI AL tersebut disampaikan oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu. Dia sendiri telah mendatangi Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr R Oetojo Sorong.
"Kita semua turut berbelasungkawa ya atas gugurnya 2 putra terbaik bangsa dari satuan TNI Angkatan Laut yang kebetulan saat ini sebagai satgas di Maybrat," kata Elisa ditemui wartawan di RSAL Dr R Oetojo Sorong, Minggu (22/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Elisa mengaku datang ke RSAL sebagai bentuk perhatian Pemprov Papua Barat Daya kepada keluarga korban. Dia datang didampingi Bupati Maybrat Karel Murafer.
"Kehadiran saya dengan pak bupati ini bentuk dari rasa kepedulian dari Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Maybrat untuk hadir memberikan doa dukungan kepada keluarga, kedua almarhum," jelasnya.
Sementara itu, Kapendam XVIII/Kasuari Letkol Inf J Daniel P Manalu membenarkan adanya kontak tembak. Namun dia belum memberikan konfirmasi lebih jauh.
"Kita ada dengar laporan kontak tembak, namun kita tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut," kata Letkol Inf J Daniel P Manalu kepada wartawan, Minggu (22/3).
Kontak tembak itu dilaporkan terjadi di Kampung Sory, Aifat Selatan, Maybrat, Minggu (22/3) sekitar pukul 07.00 WIT. Daniel belum merinci kronologinya
"Kami belum bisa konfirmasi mengenai kejadian tersebut ke Yonmar 9 dan Korps Habema," ujarnya.
(sar/hmw)











































