Kapolres Tual Kena Panah di Kaki Saat Halau Bentrokan Antarpemuda

Maluku

Kapolres Tual Kena Panah di Kaki Saat Halau Bentrokan Antarpemuda

Muhammad Jaya Barends - detikSulsel
Selasa, 24 Feb 2026 19:39 WIB
Kapolres Kota Tual, AKBP Wansi Des Asmoro (kiri) mendapat pengawalan setelah terkena panah usai menghalau bentrokan.
Foto: Kapolres Kota Tual, AKBP Wansi Des Asmoro (kiri) mendapat pengawalan setelah terkena panah usai menghalau bentrokan. (dok. Istimewa)
Tual -

Kapolres Tual, AKBP Wansi Des Asmoro terkena busur panah saat menghalau dua kelompok pemuda yang terlibat bentrok di Kota Tual, Maluku. AKBP Wansi dilarikan ke rumah sakit usai anak panah tertancap di kaki kirinya.

"Iya, (AKBP Wansi) terkena panah di kaki kiri saat menghalau bentrok pemuda," kata Ps Kasubsi PID Humas Polres Tual, Aipda Husinjaya Korwaka kepada detikcom, Selasa (24/2/2025).

Peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan Kampung Fiditan Baru, Kecamatan Dulla Utara, Selasa (24/2) sekitar pukul 17.30 WIT. AKBP Wansi awalnya berada di depan Pos Polisi di kampung tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bersamaan datang Pemuda Kampung Fiditan Lama, menyerang Pemuda Kampung Fiditan Baru," jelasnya.

ADVERTISEMENT

AKBP Wansi bersama personil Polres Tual kemudian menghalau dan melerai kelompok pemuda tersebut. Selanjutnya memukul mundur massa agar kembali ke kampung mereka lalu terkena panah.

"Halau masa dari Pemuda Fiditan Kampung Lama lalu berusaha pukul mundur, pukul mundur ya. Namun sampai di pertengahan, situlah (AKBP Wansi) kena panah, tepatnya di pertengahan antar dua kampung," jelasnya.

Husinjaya mengatakan busur panah tersebut mengenai kaki kiri AKBP Wansi, tepatnya di bawah lutut. Kapolres Tual selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

"Dievakuasi ke rumah sakit untuk mencabut busur panah. Informasi terakhir, masih sementara menjalani proses pencabutan busur panah," ungkapnya.

Husinjaya menambahkan situasi di kedua kampung telah kondusif. Kini personil TNI dan Polri masih berjaga di perbatasan kampung.

"Situasinya juga sudah teratasi dan kondusif, tapi personil Brimob Polda Maluku Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor dan Kodim 1503 masih berjaga di perbatasan kampung," imbuhnya.



(sar/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads