Anggota KKB Meno Heluka Pembunuh Prajurit TNI di Yahukimo Ditangkap

Papua Pegunungan

Anggota KKB Meno Heluka Pembunuh Prajurit TNI di Yahukimo Ditangkap

Paulus Pulo - detikSulsel
Selasa, 24 Feb 2026 15:30 WIB
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo.
Foto: Personel Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo. (dok. Istimewa)
Yahukimo -

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) bernama Meno Heluka di Yahukimo, Papua Pegunungan. Pelaku diduga terlibat dalam penembakan yang mengakibatkan anggota TNI, Serka Segar Mulyana gugur pada 2025 silam.

Pelaku ditangkap dalam operasi penegakan hukum di area Pasar Baru Yahukimo pada Senin (23/2) pagi. Meno Heluka terpantau selama kurang lebih dua hari berada di sekitar Terminal 88 dan diduga hendak bergeser menuju wilayah Korowai.

"Saat dipastikan keberadaannya, personel langsung bergerak cepat dan terukur sehingga Meno Heluka berhasil diamankan tanpa menimbulkan gangguan terhadap situasi kamtibmas di sekitar lokasi," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Meno Heluka diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025. Insiden tersebut terjadi saat prajurit TNI sedang bertugas mendukung stabilitas keamanan di daerah yang tergolong rawan gangguan bersenjata.

"Serka Segar Mulyana merupakan prajurit TNI AD yang bertugas sebagai Babinsa di wilayah Yahukimo, dengan tanggung jawab melaksanakan pembinaan teritorial serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Meno Heluka juga teridentifikasi sebagai salah satu petinggi KKB di bawah pimpinan Kopi Tua alias Penihas Heluka. Pelaku saat ini diamankan di Mapolres Yahukimo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Meno Heluka diketahui merupakan salah satu anggota inti dari kelompok Kopi Tua Heluka, yang selama ini masuk dalam pemetaan aparat sebagai kelompok yang aktif melakukan aksi kekerasan bersenjata di wilayah Pegunungan Papua," jelas Yusuf.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani menegaskan, penindakan terhadap anggota kelompok bersenjata akan terus dilakukan secara terukur dan profesional. Dia memastikan pelaku akan diproses hukum sesuai aturan berlaku.

"Penegakan hukum ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Papua," ujar Faizal.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Adarma Sinaga menambahkan, pelaku ditangkap berkat kerja personel dan koordinasi yang solid antar unsur di lapangan. Pihaknya terus pemetaan dan profiling terhadap jaringan yang masih aktif.

"Pemeriksaan terhadap Meno Heluka saat ini difokuskan untuk mendalami peran yang bersangkutan serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan kelompok tersebut," jelas Adarma.



(sar/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads