WN China Dikeroyok-Dirampok di Palu Usai Tabrak Motor Parkir

WN China Dikeroyok-Dirampok di Palu Usai Tabrak Motor Parkir

Rangga Musabar - detikSulsel
Selasa, 17 Feb 2026 18:30 WIB
WN China dikeroyok dan dirampok usai menabrak motor parkir di Palu.
Ilustrasi. Foto: (Dok. detikcom)
Palu -

Seorang warga negara asing (WNA) asal China bernama Guo Zhenrong menjadi korban pengeroyokan dan perampokan usai terlibat kecelakaan lalu lintas di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Guo Zhenrong diduga menabrak sebuah motor yang sedang terparkir di pinggir jalan.

"Insiden bermula saat korban mengendarai mobil Mitsubishi Pajero Sport warna hitam bernomor polisi B 1526 JJB di Jalan Raja Lembah. Saat melintas, korban menabrak sepeda motor Yamaha Mio yang sedang terparkir di tepi jalan," ujar Kapolsek Tawaeli, Iptu Zulham Abdillah dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).

Peristiwa itu terjadi di wilayah Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, pada Senin (16/2) sekitar pukul 20.35 Wita. Warga yang melihat kejadian tersebut sebagian melakukan pengejaran terhadap korban sambil melempari mobil korban dengan batu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban akhirnya menghentikan kendaraannya di depan salah satu gerai minimarket Kayumalue Ngapa. Di lokasi itu, korban diduga dianiaya dan dirampok oleh sekelompok orang yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian mulut dan gigi rontok. Selain itu, korban kehilangan satu unit ponsel, tas berisi surat-surat berharga, serta uang tunai," terangnya.

ADVERTISEMENT

Polisi kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Madani guna mendapatkan perawatan medis. Polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp 2.140.000 dari lokasi kejadian pada malam peristiwa.

"Kami langsung mengamankan korban dan mengevakuasinya ke RSUD Madani untuk mendapatkan penanganan medis, karena keselamatan korban menjadi prioritas utama," jelasnya.

Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dan tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku penganiayaan dan pencurian tersebut. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak bertindak main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan setiap persoalan hukum kepada aparat kepolisian.

"Kami telah mengamankan barang bukti dan saat ini sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas para pelaku," tegasnya.

Hingga kini, identitas para pelaku masih dalam penyelidikan. Aparat kepolisian juga masih melakukan pencarian terhadap barang-barang milik korban yang belum ditemukan.




(asm/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads