Sempat Kabur, Pilot-Kopilot Smart Air Ditangkap-Ditembak KKB di Landasan Pacu

Papua Selatan

Sempat Kabur, Pilot-Kopilot Smart Air Ditangkap-Ditembak KKB di Landasan Pacu

Paulus Pulo - detikSulsel
Jumat, 13 Feb 2026 19:47 WIB
Pilot dan kopilot pesawat Smart Air tewas ditembak KKB di Bandara Korowai, Papua. Penembakan terjadi setelah penumpang turun, menyebabkan kepanikan.
Foto: Pilot dan kopilot pesawat Smart Air tewas ditembak KKB di Bandara Korowai, Papua. (dok. istimewa)
Boven Digoel -

Pilot dan kopilot pesawat Smart Air PK-SNR bernama Egon Irawan dan Baskoro sempat kabur saat pesawat ditembaki kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak di Bandara Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Namun keduanya tertangkap hingga ditembak di landasan pacu bandara.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Faizal Ramadhani mengatakan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) pesawat mendarat di bandara pada Rabu (11/2) sekitar pukul 10.30 WIT. Setelah penumpang turun, anggota KKB melepaskan tembakan ke arah pesawat.

"Sekitar kurang lebih 20 orang pelaku muncul dari arah penginapan bandara dengan membawa senjata api dan melepaskan tembakan dari jarak sekitar 200 meter ke arah pesawat," kata Brigjen Faizal kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan kondisi itu membuat penumpang panik dan berusaha menyelamatkan diri. Pilot dan Kopilot juga menyelamatkan diri dengan berlari ke arah rumah warga di sekitar bandara.

"Pilot dan kopilot turut berlari menuju rumah warga di sekitar bandara, namun keduanya dikejar oleh para pelaku (KKB)," bebernya.

ADVERTISEMENT

Faizal menuturkan pilot dan kopilot tertangkap, KKB kemudian membawa keduanya kembali ke area bandara. Namun tak berselang lama, pilot dan kopilot ditembak hingga tewas di landasan pacu bandara.

"Tidak lama kemudian, korban ditangkap dan dibawa kembali ke area landasan, lalu dilakukan penembakan terhadap (korban) oleh para pelaku (KKB)," jelasnya.

Faisal mengungkapkan saat olah TKP dan rekonstruksi, tim gabungan melakukan 23 penomoran titik penting. Mulai dari posisi awal arah tembakan, letak pesawat, 13 titik perkenaan tembakan di badan pesawat, pecahan kaca jendela pesawat.

Kemudian pengambilan 2 selongsong peluru dan 1 butir amunisi di landasan, titik penangkapan dan eksekusi korban dan lokasi evakuasi jenazah di Terminal Bandara Koroway Batu.

"Dari hasil pemeriksaan fisik pesawat, ditemukan sebanyak 13 lubang bekas tembakan pada badan pesawat," ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa saksi yang dimintai keterangan mengaku tidak mengenali para pelaku penembakan. Namun menurut saksi, pelaku penembakan bukan warga di sekitar bandara.

"Para saksi juga mengaku tidak mengenali para pelaku dan menduga bahwa pelaku bukan merupakan warga setempat," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo mengatakan pelaku penembakan pesawat Smart Air di Bandara Korowai Batu diduga KKB pimpinan Elkius Kobak. Pilot Egon Erwan dan kopilot Baskoro, meninggal dalam serangan brutal KKB itu.

"Aparat menduga keterlibatan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok yang dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin Elkius Kobak," kata Kombes Yusuf dalam keterangannya, Kamis (12/2).



(hsr/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads