KKB Pimpinan Elkius Kobak Dalang Penembakan Maut Pilot-Kopilot Smart Air

Papua Selatan

KKB Pimpinan Elkius Kobak Dalang Penembakan Maut Pilot-Kopilot Smart Air

Paulus Pulo - detikSulsel
Kamis, 12 Feb 2026 10:54 WIB
Pesawat Smart Air ditembaki saat mendarat di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Pilot dan kopilot tewas.
Pesawat Smart Air ditembaki saat mendarat di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. (dok. istimewa)
Boven Digoel -

Satgas Operasi Damai Cartenz mengungkap kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak merupakan dalang penembakan pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Para pelaku masih diburu usai menembak pilot dan kopilot pesawat hingga tewas.

"Aparat menduga keterlibatan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok yang dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin Elkius Kobak," kata Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Kamis (12/2/2026).

Yusuf mengatakan, penyelidikan dan penegakan hukum terus berjalan secara terukur dan profesional. Aparat berkomitmen untuk melindungi dan memulihkan rasa aman masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aparat masih melakukan pemburuan terhadap kelompok pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut," tambah Yusuf.

Sebanyak 20 personel Ops Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi dan diperkuat 12 personel Kopasgat TNI AU. Koordinasi lanjutan juga dilakukan dengan jajaran TNI AD untuk penguatan pengamanan karena wilayah itu merupakan bandara perintis yang melayani akses vital masyarakat pedalaman.

ADVERTISEMENT

"Evakuasi korban sudah selesai dilaksanakan. Saat ini kami fokus pada sterilisasi area dan memastikan situasi benar-benar kondusif," ujarnya.

Yusuf menambahkan aparat berupaya mensterilkan lokasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal. Dia juga memastikan pengamanan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan di wilayah tersebut.

"Setelah area kami amankan dan situasi dinyatakan kondusif, kami berharap warga yang mengungsi dapat kembali dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan seperti biasa," tambah Yusuf.

Sebelumnya diberitakan, pesawat Smart Air ditembak saat mendarat ke Bandara Korowai Batu, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Boven Digoel, Rabu (11/2). Pesawat itu mengangkut 13 penumpang termasuk pilot dan kopilot.

"(pesawat dari) Tanah Merah tujuan Korowai yang mengangkut 13 penumpang termasuk pilot dan kopilot itu ditembak di Bandara Korowai," kata Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana kepada detikcom, Rabu (11/2).

Wisnu menuturkan pilot dan kopilot sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah hutan. Sementara seluruh penumpang dipastikan dalam kondisi selamat.

"Seketika sampai di Bandara Korowai pilot dan kopilot ini melarikan diri ke hutan, untuk penumpang seluruhnya aman," ujarnya.

Pilot dan kopilot kemudian dikejar sejumlah OTK ke arah hutan. Tak berselang lama, keduanya dilaporkan meninggal dunia.

"Lalu dikejar oleh sekelompok OTK, nah pada pukul 13.17 WIT, kami terima konfirmasi bahwa pilot dan kopilot ini kondisinya meninggal dunia," jelas Wisnu.



(sar/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads