Pelajar berinisial FA (16) yang mengemudikan mobil Toyota Fortuner berkecepatan tinggi hingga menabrak warung dan 2 warga di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) merupakan anak Kabid Aset Pemkab Mamuju, Paharuddin. Mobil yang dibawa FA juga merupakan kendaraan dinas Pemkab Mamuju.
"Dari hasil pemeriksaan, betul mobil tersebut milik Pemkab Mamuju yang sekarang ini dalam penguasaan bidang aset. Sementara yang mengemudikan ini anak dari Kepala Bidang Aset," ujar Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).
Herman mengatakan FA masih dalam pemeriksaan di ruang Satlantas Polresta Mamuju. FA turut didampingi pihak keluarga, termasuk ayahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara ini masih dalam pemeriksaan, didampingi oleh orang tuanya," terangnya.
Herman menyebut berdasarkan pemeriksaan sementara, FA tidak dalam pengaruh minuman keras saat berkendara. Namun pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap kronologi utuh kecelakaan.
"Dari pemeriksaan itu, tidak (dalam pengaruh miras saat mengemudi). Tapi sekarang ini kan masih diperiksa," bebernya.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan itu terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju pada Jumat (6/2) sekitar pukul 00.10 Wita. Mobil Fortuner itu menabrak warung, 3 motor parkir, dan dua pemuda berinisial AF (21) dan AM (19).
Insiden itu membuat korban AF mengalami luka memar di kepala dan perut serta patah patah kaki, sementara korban AM luka pada bagian paha. Kedua korban kini dalam perawatan di rumah sakit.
(asm/sar)
