6 Pelempar Molotov ke Rumah Kades di Luwu Ditangkap, Didalangi Kepala Dusun

6 Pelempar Molotov ke Rumah Kades di Luwu Ditangkap, Didalangi Kepala Dusun

Ahmad Al Qadri - detikSulsel
Minggu, 01 Feb 2026 18:00 WIB
Rumah kades di Luwu dilempari bom molotov.
Foto: Rumah kades di Luwu dilempari bom molotov. (dok. istimewa)
Luwu -

Polisi menangkap 6 terduga pelaku pelemparan bom molotov ke rumah Kepala Desa (Kades) Padang Kalua bernama Umi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Usut punya usut, aksi perusakan dan pembakaran itu diotaki kepala dusun berinisial IR.

"6 terduga pelaku sudah diamankan dan dari hasil interogasi sudah dia akui (perbuatannya), aksi tersebut dikepalai Kepala Dusun," kata Kasi Humas Polres Luwu, Iptu Yakobus Rimpung kepada detikSulsel, Minggu (1/2/2026).

Para terduga pelaku diamankan di Dusun Campae, Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, Luwu pada Sabtu (31/1) sekitar pukul 23.00 Wita. Keenam pelaku masing-masing berinisial IR (41), MA (18), MR (17), MF (15), AF (19) dan AS (15).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para terduga dipimpin oleh Kepala Dusun IR menuju Desa Padang Kalua sambil berteriak dan membunyikan petasan kembang api dan petasan kaleng spiritus serta sebagian pemuda membawa sebilah busur dan parang," jelasnya.

Bom molotov sendiri dibawa oleh pelaku inisial MA (18). Rumah kades menjadi sasaran penyerangan imbas aksi aksi balas dendam tawuran yang terjadi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

"Saat tidak ada perlawanan dari pemuda Desa Padang Kalua sehingga sasaran pada saat itu ialah rumah Kepala Desa, Umi," ungkapnya.

"Para terduga pelaku memiliki perannya masing-masing ada yang melempar batu dan molotov," tambah Yakobus.

Para terduga pelaku diduga kesal temannya menjadi korban pembusuran. Para pelaku hendak membalas dendam ke warga Desa Padang Kalua namun rumah kades yang menjadi sasaran.

"(Motifnya) para terduga memang sengaja (balas dendam). Karena subuhnya itu dia sudah tahu kalau pelaku pembusuran temannya sudah diamankan polisi," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, rumah kades diserang menggunakan bom molotov di Desa Padang Kalua pada Sabtu (31/1) sekitar pukul 03.30 Wita. Penyerangan itu mengakibatkan kaca dan lantai bagian depan rumah pecah.

Sejumlah pelaku diduga sempat berupaya memancing pemuda di Desa Padang Kalua untuk melakukan tawuran. Namun ajakan tersebut tidak digubris hingga pelaku menjadikan rumah Kades Padang Kalua sebagai sasaran penyerangan.

"Yang kena rumah itu batu di jendela hingga kaca pecah, depan rumah itu bom molotov sempat bikin terbakar tapi anak-anak (tetangga) cepat matikan," kata Umi saat dihubungi, Sabtu (31/1).



(sar/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads