Mako Lanal di Talaud Didemo Imbas 5 TNI AL Keroyok Guru, Pagar-Kanopi Dirusak

Sulawesi Utara

Mako Lanal di Talaud Didemo Imbas 5 TNI AL Keroyok Guru, Pagar-Kanopi Dirusak

Fistel Mukuan - detikSulsel
Minggu, 25 Jan 2026 15:42 WIB
Mako Lanal di Talaud Didemo Imbas 5 TNI AL Keroyok Guru, Pagar-Kanopi Dirusak
Foto: Mako Lanal Melonguane di Talaud didemo warga imbas 5 oknum TNI diduga mengeroyok guru SMK. (dok. Istimewa)
Kepulauan Talaud -

Markas Komando Pangkalan Angkatan Laut (Mako Lanal) Melonguane di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut), digeruduk warga imbas 5 oknum TNI AL mengeroyok seorang guru SMK berinisial BS hingga babak belur. Demo berakhir ricuh hingga fasilitas markas berupa pagar hingga kanopi dirusak massa.

"Itu aksi spontan warga saat demo sedang berlangsung," kata tokoh adat Talaud, Godfried Timpua kepada detikcom, Minggu (25/1/2026).

Demo Aliansi Masyarakat Adat yang berujung ricuh terjadi di Mako Lanal Melonguane, Kepulauan Talaud, Jumat (23/1). Dia mengatakan demo berakhir ricuh saat massa dihalangi masuk ke Mako Lanal Melonguane.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang rusak itu bangunan di Mako Lanal, yaitu teras place dan pagar karena massa dihalangi untuk masuk sehingga massa merusak pagar," tuturnya.

"Saya juga kaget karena tiba-tiba sudah ada gelombang massa. Di sana kami ingin meminta keadilan," tambah Godfried.

ADVERTISEMENT

Godfried mengaku sejumlah TNI AL tidak hanya melakukan pengeroyokan. Seorang warga lainnya bahkan sampai dilempar ke laut oleh oknum TNI AL.

"Adalagi korban yang dilempar oleh oknum pengeroyok ke laut. Korban tidak tahu berenang, syukur warga segera menyelamatkan," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, pengeroyokan itu terjadi di Pelabuhan Umum Melonguane pada Kamis (22/1) sekitar pukul 23.30 Wita. Peristiwa dipicu oknum TNI AL yang diduga mabuk berteriak hingga ditegur oleh korban.

"Kejadian tersebut berawal dari kesalahpahaman yang diduga dipicu oleh pengaruh minuman keras, sehingga menyebabkan korban mengalami luka-luka dan situasi sempat tidak kondusif," jelas Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhend dalam keterangannya, Minggu (25/1).

Dia memastikan situasi di lokasi kejadian sudah kondusif. Dery menegaskan akan menindak tegas oknum TNI AL yang terlibat.

"TNI AL berkomitmen untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta sikap humanis prajurit dalam melaksanakan tugas di tengah masyarakat," jelasnya.




(sar/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads