Motif 2 Oknum TNI Bunuh Sadis Wanita Muda di Baubau gegara Hamil

Sulawesi Tenggara

Motif 2 Oknum TNI Bunuh Sadis Wanita Muda di Baubau gegara Hamil

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Jumat, 26 Des 2025 21:33 WIB
Motif 2 Oknum TNI Bunuh Sadis Wanita Muda di Baubau gegara Hamil
Foto: Dua anggota TNI, Prada Y dan Z, ditahan terkait pembunuhan sadis wanita di Baubau. (dok. istimewa)
Baubau -

Denpom Kendari XIV/3 Kendari mengungkap motif dua orang prajurit, Prada Y (19) dan Prada Z (19), membunuh sadis wanita berinisial WIN (23) di Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Korban dibunuh gegara meminta Prada Y bertanggung jawab atas kehamilannya.

"Motifnya karena pacarnya hamil dan meminta pertanggungjawaban," kata Dandenpom XIV/3 Kendari Letkol CPM Haryadi Budaya Pela kepada wartawan, Jumat (26/12/2025).

Haryadi mengungkapkan bahwa Prada Y menjalin hubungan pacaran dengan korban. Sementara Prada Z yang merupakan rekan Prada Y diduga turut terlibat membunuh korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Prada Y dan korban memiliki hubungan pacaran," bebernya.

Dia menegaskan pihaknya masih terus mendalami keterangan dari Prada Y dan Prada Z. Keduanya kini masih menjalani pemeriksaan di Denpom Baubau.

ADVERTISEMENT

"Untuk hal-hal lain masih kami dalami," imbuhnya.

Evakuasi mayat wanita dalam kondisi hangus dan membusuk di bawah jembatan Kota Baubau.Evakuasi mayat wanita dalam kondisi hangus dan membusuk di bawah jembatan Kota Baubau. (dok. istimewa)

Untuk diketahui, kasus ini bermula saat seorang pengendara motor berinisial MA (42) beristirahat di jembatan Kogawuna, Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna pada Minggu (21/12) siang. Saat itulah saksi melihat jenazah korban di bawah jembatan.

"Dia melihat sesosok tubuh manusia dalam posisi telungkup tanpa busana. Jasad korban sudah dalam kondisi terbakar di sekitar lokasi kejadian," ujar Kapolsek Kokalukuna Iptu Rahmansyah kepada wartawan, Senin (22/12).

Belakangan terungkap bahwa Prada Y dan rekannya, Prada Z diamankan polisi militer terkait penemuan mayat korban. Kedua oknum anggota TNI itu diduga sebagai pelaku pembunuhan.

"Ada dua yang diperiksa, inisial Prada Y dan Prada Z," kata Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) XIV/3 Kendari Letkol CPM Haryadi Budaya Pela kepada wartawan, Selasa (23/12).




(hsr/hsr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads