Pria Perkosa Cucu dan Anak Kandung di Ambon Dituntut Penjara Seumur Hidup

Maluku

Pria Perkosa Cucu dan Anak Kandung di Ambon Dituntut Penjara Seumur Hidup

Antara - detikSulsel
Sabtu, 12 Nov 2022 10:30 WIB
Caucasian woman holding gavel
Foto: Getty Images/iStockphoto/Tolimir
Ambon -

RH alias BO, terdakwa kasus pemerkosaan tujuh korban yang merupakan anak kandung dan cucunya di Ambon, Maluku, dituntut hukuman penjara seumur hidup. Jaksa menyatakan perbuatan terdakwa sebagai perbuatan berlanjut.

Dilansir dari Antara, Sabtu (12/11/2022), sidang kasus pemerkosaan dengan terdakwa BO tersebut digelar di Pengadilan Negeri Ambon pada Kamis (10/11). Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Orpha Martina.

"Meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa bersalah melanggar Pasal 81 ayat (1), ayat (3) dan ayat (5) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ingrid Louhenapessy di persidangan.


Jaksa menyatakan terdakwa RH dituntut penjara seumur hidup karena perbuatan bejat dilakukan secara berlanjut terhadap lima anak kandung terdakwa sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Aksi serupa juga dilancarkan terdakwa terhadap dua orang cucunya.

Sementara itu, Kasi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Maluku Wahyudi Kareba menyebut sidang lanjutan perkara tersebut dengan agenda pembacaan tuntutan JPU sempat tertunda beberapa kali karena Rencana Penuntutan (Rentut) diambil alih oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

"Rentut perkara ini diambil alih Kejagung karena menjadi perhatian publik, termasuk Menteri Sosial RI yang memberikan rumah kepada tiga korban," ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan PP Lease AKP Mido Manik mengatakan tersangka melakukan aksi bejatnya pertama kali terhadap anak sulung dan anak kedua ketika mereka masih duduk di bangku sekolah dasar pada tahun 2007 dan 2009 lalu.

Kemudian anak kandung yang ketiga juga mengalami hal yang sama pada tahun 2014 dan 2015 saat korban masih di sekolah dasar, termasuk dengan anak kandung keempat dan lima pada tahun 2020 hingga 2022.

Terdakwa RH alias BO yang kini berusia 51 tahun itu juga melakukan aksi serupa kepada dua cucu kandungnya sehingga ibu korban melaporkan kasus ini ke Polresta Pulau Ambon.



Simak Video "Sensasi Seru Bermain Dengan Belut Morea Raksasa, Ambon"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/asm)