Melihat Lagi Serangan Sadis KKB di Papua Barat yang Tewaskan 4 Pekerja

Papua Barat

Melihat Lagi Serangan Sadis KKB di Papua Barat yang Tewaskan 4 Pekerja

Tim detikcom - detikSulsel
Minggu, 02 Okt 2022 08:52 WIB
Foto anggota kelompok OPM Maybarat, Papua Barat.
Foto: Dokumen Istimewa.
Teluk Bintuni -

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Teluk Bintuni, Papua Bara turut merekam video saat menyerang 14 pekerja proyek jalan. Para pelaku mempertontonkan aksi bengisnya saat membunuh para korban.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi turut membenarkan video penyerangan KKB yang beredar. Dia mengatakan usai dikroscek dan berdasarkan keterangan saksi video tersebut masih satu rangkaian cerita.

"Iya kalau pertama kan (sempat) ditepis. Tapi setelah kita kroscek dan keterangan saksi benar. Satu rangkaian cerita itu," ujar Kombes Adam Erwindi kepada detikcom, Sabtu (1/10).


Dalam video beredar, rekaman video sekitar 2 menit 50 detik itu awalnya menunjukkan seorang pria terkapar di tengah pepohonan. Seorang pelaku lantas mendekatinya dan tanpa ampun membacok korban berkali-kali.

Selanjutnya sorotan video berpindah dari kawasan pepohonan tersebut menuju ke sebuah jalan. Terlihat sejumlah truk dan eskavator. Tampak para pelaku berlari ke arah deretan truk dan alat berat tersebut.

Para anggota KKB kemudian kembali menyerang sadis sejumlah pria yang berlindung di kolong truk. Serangan itu juga diwarnai sejumlah letusan senjata api di lokasi.

Para pelaku lantas meminta rekannya untuk terus merekam video. Sementara perekam video meminta rekan-rekannya melakukan pembakaran.

"Bakar, bakar," balas perekam video tersebut kepada rekannya.

13 Jenazah Dievakuasi-1 Masih Hilang

TNI-Polri telah menuntaskan proses evakuasi 13 korban serangan KKB. Namun masih ada satu korban wanita bernama Reva (28) yang belum diketahui nasibnya.

Dari 13 orang yang dievakuasi, empat di antaranya merupakan korban tewas. Sedangkan sembilan lainnya merupakan korban selamat.

Evakuasi ke-13 korban dilakukan aparat gabungan TNI-Polri dari Jalan Trans Bintuni-Maybrat di Kampung Mayerga, Distrik Moskona Barat, pada Jumat (30/9) siang. Ke-13 jenazah dievakuasi melewati medan jalan pengerasan dan hutan hingga tiba di Polres Bintuni, sekitar pukul 20.00 WIT.

"Termasuk juga jenazah (yang dievakuasi) semua sudah didata secara visum," katanya.