Pengakuan Lukas Enembe Punya Tambang Emas Dinilai Akal-akalan Tutupi Korupsi

Papua

Pengakuan Lukas Enembe Punya Tambang Emas Dinilai Akal-akalan Tutupi Korupsi

Tim detikNews - detikSulsel
Kamis, 29 Sep 2022 08:20 WIB
Profil Lukas Enembe, Kini Dicegah ke LN Usai Jadi Tersangka
Lukas Enembe. Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Tolikara -

Tim kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe membeberkan bahwa kliennya memiliki tambang emas di Kabupaten Tolikara, Papua. Namun pemilik hak ulayat di Tolikara membantah kepemilikan itu.

Dilansir dari detikNews, Ketua Forum Lembaga Pertambangan Masyarakat Adat Kembu Wanui Kasuwi Kabupaten Tolikara Dolpinus Weya menyatakan klaim pihak Lukas Enembe memiliki tambang emas tidak berdasar. Dolpinus secara tegas menyatakan klaim tersebut hanya untuk menutupi kasus korupsi Lukas Enembe.

"Bahwa Lukas Enembe memiliki tambang emas di Mamit itu adalah isu yang tidak benar dan hanya untuk menutupi kasus korupsi yang dilakukan oleh Gubernur Papua Lukas enembe," kata Dolpinus dalam keterangannya kepada wartawan seperti dilansir dari detikNews, Rabu (28/9/2022).


Dolpinus membeberkan bahwa hak ulayat selalu sesuai dengan hukum adat di masing-masing daerah di mana hak ulayat itu berada. Sehingga pengaturan hak ulayat antara daerah yang satu dengan daerah lainnya berbeda-beda.

"Sehingga keputusan seperti ini tidak bisa diambil alih oleh perseorangan atau kepentingan pribadi orang tertentu demi kepentingan politik. Semuanya harus dimulai dari pemilik tanah sebagai ahli waris atau hak ulayat melalui proses perundingan," tutur Dolpinus.

Klaim Lukas Enembe Punya Tambang Emas

Awalnya salah satu kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening mengatakan kliennya memiliki tambang emas. Dia lantas mengatakan bahwa Lukas bersedia mengajak tim KPK ke lokasi tambangan emas yang dimaksud.

"Jadi begini, itu kan dimulai dengan pernyataan bahwa kalau Pak Lukas bisa membuktikan dia punya tambang emas, maka Pak Lukas bisa dibebaskan. Itu artinya dia mau pakai pembuktian terbalik," ucap Stefanus dalam jumpa pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/9).

Roy Rening mengaku sudah mengkonfirmasi langsung terkait tambang emas itu ke Lukas Enembe, tapi sempat dijawab bercanda oleh kliennya itu. Namun pada akhirnya Lukas mengamini tentang kepemilikan tambang emas itu.

"Tapi dalam kesempatan itu, saya harus tanya Bapak waktu itu, 'Bapak Gubernur, ini ada pernyataan begini'. Dengan senyum dia katakan, 'Itu Freeport saya punya, apa kamu ragukan lagi'. Bukan begitu Bapak, Bapak punya tambang nggak? Sendiri di kampung?" ucap Roy Rening.

"'Oh saya punya di kampung, di Tolikara di Mamit, sedang dalam proses'. Dokumennya sedang diproses oleh stafnya. Intinya bahwa Bapak punya dan dia sampaikan ke saya. Kalau bisa KPK lihat, mari kita sama-sama ke Mamit, kita sama-sama ke Tolikara, mari kita lihat itu tambang," imbuhnya.



Simak Video "KPK Tak Ingin Ada Pertumpahan Darah soal Jemput Paksa Lukas Enembe"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/asm)