6 Oknum TNI Jadi Tersangka Kasus 2 Warga Mimika Tewas Dimutilasi

Papua

6 Oknum TNI Jadi Tersangka Kasus 2 Warga Mimika Tewas Dimutilasi

Antara - detikSulsel
Senin, 29 Agu 2022 15:48 WIB
Ilustrasi garis polisi dilarang melintas
Foto: Ari Saputra
Mimika -

Enam oknum TNI AD resmi ditetapkan menjadi tersangka terkait kasus mutilasi dua warga sipil di Mimika, Papua. Penetapan tersangka tersebut turut dibenarkan Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Danpuspomad) Letjen TNI Chandra W. Sukotjo.

"Betul, sudah (jadi tersangka)," kata Chandra saat dimintai konfirmasi wartawan di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin (29/8/2022).

Keenam oknum TNI AD itu disebut memutilasi dua warga sipil di Kampung Pigapu, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika. Menurut Chandra, Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVII/Cenderawasih sudah menjalankan proses hukum terhadap keenam prajurit TNI AD tersebut.


"Puspomad telah mengirimkan tim penyidik untuk membantu pomdam," tambahnya.

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dan Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman telah memerintahkan Puspomad untuk mengusut tuntas kasus yang diduga melibatkan enam prajurit TNI AD.

"Panglima TNI dan Kasad memerintahkan Danpuspomad untuk mengusut tuntas kasus ini," kata Chandra.

Dugaan Jual Beli Senjata-Isu KKB

Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa di Jayapura sempat menyinggung soal isu empat warga sipil yang dibunuh secara sadis di Timika, Papua diduga terlibat kelompok kriminal bersenjata (KKB). Pangdam mengatakan sejauh dari hasil penyelidikan keempat korban merupakan warga biasa.

"Sampai dengan sekarang dari hasil pemeriksaan masih warga biasa," ujar Mayjen Teguh kepada wartawan di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Senin (29/8).

Namun dia mengatakan dugaan keempat korban diduga terkait KKB masih didalami lebih lanjut. Menurutnya, hal itu didalami dari keterangan saksi hingga pelaku.

"Adapun nanti keterlibatan sebagai KKB atau KST itu nanti dari hasil pemeriksaan dan pendalaman terhadap saksi saksi, mungkin terhadap pelaku," tuturnya.

Mayjen Teguh juga mengaku pihaknya sedang menyelidiki dugaan keterlibatan enam oknum TNI di kasus pembunuhan sadis 4 warga di Timika tersebut. TNI juga mendalami adanya indikasi jual beli senjata api di balik pembunuhan sadis tersebut.

"Indikasi-indikasi itu semuanya akan kita lakukan proses pendalaman dan pemeriksaan," kata Teguh.

"Kalau masalah beli senjata apapun di sini, itu suatu tindakan, perilaku yang tidak benar," sambung Teguh.

Simak Video 'Kondisi Mengenaskan 2 Korban Mutilasi di Mimika':

[Gambas:Video 20detik]



(hmw/nvl)