TNI Gagalkan Penyelundupan Sabu di Perbatasan RI-Malaysia, 6 Orang Ditangkap

Kalimantan Utara

TNI Gagalkan Penyelundupan Sabu di Perbatasan RI-Malaysia, 6 Orang Ditangkap

Muhammad Budi Kurniawan - detikSulsel
Jumat, 26 Agu 2022 15:50 WIB
6 penyelundup sau saat digiring ke Makotis Satgas Pamtas 621/Manuntung Nunukan.
Foto: 6 penyelundup sau saat digiring ke Makotis Satgas Pamtas 621/Manuntung Nunukan. (Dok. Istimewa)
Nunukan -

Satgas Pamtas Darat RI-Malaysia Yonif 621/Manuntung menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu di wilayah perairan perbatasan RI-Malaysia. Sebanyak 6 orang ditangkap membawa sabu 103 gram.

"Keenam pelaku kita amankan saat hendak memasuki pesisir pantai menggunakan kapal speedboat, dari tangan para pelaku ditemukan 36 bungkus yang berisi 103 gram sabu," jelas Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Inf Taufik Hanif, kepada detikcom, Jumat (26/8/2022).

Kelima pengedar sabu itu ditangkap di Pantai Desa Bukit Aru Indah, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, pada Kamis (25/8). Ada pun keenam pelaku masing-masing berinisial LB (31), AS (18), ED (41), LT (43), HA (34) dan SA (37).


Taufik menjelaskan, penangkapan 6 penyelundup narkoba ini setelah Satgas Pamtas Darat RI-Malaysia Yonif 621/Manuntung menerima laporan dari Kasat Reskoba Polres Nunukan. Informasinya akan ada penyelundupan sabu-sabu di wilayah Nunukan.

"Anggota bersama Tim Reskoba Nunukan kemudian melakukan pengintaian di pesisir pantai Desa Bukit Aru Indah dan tak lama anggota mendapati speedboat yang berisi keenam pelaku bersama barang bukti sabu," terangnya.

Keenam pelaku kemudian digiring ke Makotis Satgas Pamtas 621/Manuntung setelah ditangkap. Mereka selanjutnya akan diserahkan ke polisi.

"Setelah dilaksanakan pemeriksaan di Makotis Satgas Pamtas 621/Manuntung, selanjutnya para pelaku beserta barang bukti diserahkan ke Satres Narkoba Polres Nunukan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," tutur Taufik.

Dari hasil pemeriksaan, keenam pengedar itu mengaku mengambil sabu langsung dari Malaysia. Rencananya barang haram tersebut akan diedarkan di wilayah Nunukan dan sekitarnya.

"Mereka ini satu komplotan dan mayoritas merupakan nelayan, untuk rutin atau tidaknya mereka ini mengambil sabu dari Malaysia kami masih dalami," tandasnya.

Taufik menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan di daerah rawan penyelundupan Narkotika dari Malaysia.

"Memang di perairan wilayah Nunukan merupakan jalur bagi para penyelundupan narkotika antar negara, dan saya juga sudah memerintahkan pasukan untuk selalu mengamankan perbatasan," pungkasnya.



Simak Video "Polres Parepare Bongkar Penyelundupan 1 Kg Sabu Asal Nunukan"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/asm)