Alfamart Buat 2 LP Terkait Wanita Pencuri Cokelat yang Ancam Karyawannya

Tim detikNews - detikSulsel
Senin, 15 Agu 2022 16:52 WIB
Seorang karyawati Alfamart, Amelia, pergoki seorang wanita pengemudi Mercy bernama Mariana yang diduga mencuri coklat pada Sabtu (13/08) pukul 10.30 WIB di Alfamart Sampora, Tangerang Selatan. Menurut pihak Alfamart, Amelia yang memergoki Mariana kemudian dipaksa buat video klarifikasi karena diancam UU ITE.
Foto: 20Detik
Tangerang -

Alfamart melaporkan Mariana ke polisi usai mengancam pegawai Alfamart Sampora karena dipergoki mencuri cokelat. Pihak Alfamart membuat dua laporan polisi (LP) sekaligus di Polres Tangerang Selatan.

"Dari pihak Alfamart sedang membuat (dua) laporan di polres," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu dilansir dari detikNews, Senin (15/8/2022).

Sarly mengatakan pihak Alfamart membuat laporan terkait dugaan pencurian, sedangkan yang satunya lagi terkait pengancaman.

"Dari pelapor tadi akan membuat 2 LP (laporan polisi). Satunya pencurian dan lainnya intimidasi," terang Sarly.

Menanggapi laporan tersebut, Sarly mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan menyeluruh perihal duduk perkara kasus tersebut. Dua laporan dari pihak Alfamart pun akan segera diselidiki.

"Segera akan dilakukan penyelidikan," ujar Sarly.

Alfamart Tunjuk Hotman Paris Sebagai Pengacara

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart menunjuk kantor hukum Hotman Paris Hutapea dalam kasus karyawannya meminta maaf ke seorang wanita yang diduga mengutil cokelat. Alfamart menyatakan mendukung penuh karyawati yang disebut diancam dengan UU ITE itu.

"Alfamart telah menunjuk kantor hukum Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum kami," kata Corporate Affairs Director Sumber Alfaria Trijaya, Solihin, dalam video yang diunggah di akun resmi Twitter Alfamart, Senin (15/8).



Peristiwa itu terjadi di Alfamart Sampora, Kampung Sampora RT 04, RW 02, Desa Sampora, Kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan, pada 13 Agustus 2022 pukul 10.30 WIB. Solihin menyatakan Alfamart menolak tindakan intimidasi terhadap karyawannya.

"Saya mewakili manajemen Alfamart menyatakan dan menegaskan bahwa perusahaan sepenuhnya mendukung karyawan kami yang berdasarkan investigasi awal menjalankan tugasnya sesuai prosedur," kata Solihin.

"Kami menolak tindakan intimidasi yang dilakukan terhadap karyawan yang telah berupaya menjalankan tugasnya dengan baik," ujarnya.




Simak Video "Sederet Fakta Pegawai Alfamart Vs Wanita Pengemudi Mercy Diduga Pencuri Coklat"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/hmw)