Kalimantan Timur

Pemilik Telapak Tangan Mengambang di Sungai Mahakam Diduga Wanita

Hermawan Mappiwali - detikSulsel
Selasa, 05 Jul 2022 18:05 WIB
Telapak tangan mengambang di Sungai Mahakam, Samarinda (Dok. Istimewa).
Foto: Telapak tangan mengambang di Sungai Mahakam, Samarinda (Dok. Istimewa).
Samarinda -

Polisi menduga pemilik potongan telapak tangan yang mengambang di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan seorang wanita. Kini polisi berupaya mengidentifikasi sosok pemilik telapak tangan tersebut.

"Diduga (potongan telapak) tangan cewek," ujar Kapolresta Samarinda Kombes Ary Fadli saat dihubungi detikcom, Selasa (5/7/2022).

Ary mengatakan pihaknya sedang berupaya mengecek sidik jari dari potongan tangan itu. Dia berharap sidik jari korban masih bisa dibaca sensor.


"Kita berupaya untuk mengangkat sidik jarinya. Nanti kita upayakan mudah-mudahan sidik jarinya nggak rusak," katanya.

Dia mengaku pihaknya tak dapat mengkonfirmasi apakah pemilik telapak tangan itu dibunuh atau tidak. Menurut Ary, penyidik akan lebih mudah mendalami kasus ini apabila identitas korban sudah diketahui.

"Kita belum tahu apakah korban kekerasan atau hal lain. Karena ini kan posisinya di air. Bisa jadi oleh binatang, kan kita belum bisa memastikan," katanya.

"Kita harus tahu identitasnya siapa dulu nih baru bisa kita lakukan penelusuran lebih lanjut," katanya.

Ary juga mengatakan penyidik saat ini sudah memeriksa keterangan hingga 5 orang saksi. Mereka adalah saksi mata dan orang-orang yang berada di Pelabuhan Samarinda saat penemuan potongan telapak tangan terjadi.

"Ada sekitar 5 orang yang pertama melihat di dekat tugboat yang melapor saat itu kemudian orang di sekitar pelabuhan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, penemuan potongan telapak tangan itu terjadi pada Senin (4/7) sore. Potongan telapak tangan ini diduga milik seorang wanita karena memiliki ciri-ciri bentuk tangan, kuku, dan jari yang agak halus.

Selain itu, polisi juga menduga potongan itu karena adanya luka diakibatkan senjata tajam. Namun polisi masih harus melakukan visum dan pencarian identitas melalui sidik jari.



Simak Video "Viral Warga Rebut Selang Damkar Saat Padamkan Api di Kaltim"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/asm)