Polisi Usut Mobil Tabrak Rumah Picu Kebakaran di Samarinda, Sopir Kabur

Muhammad Budi Kurniawan - detikSulsel
Minggu, 17 Apr 2022 10:56 WIB
Kapolresta Samarinda, Kombes Ary Fadli saat meninjau lokasi kebakaran.
Foto: Kapolresta Samarinda, Kombes Ary Fadli saat meninjau lokasi kebakaran. (Muhammad Budi Kurniawan/detikcom)
Samarinda -

Sopir mobil yang menabrak bangunan rumah warga hingga menyebabkan kebakaran di Samarinda, Kalimantan Timur (Timur) melarikan diri. Polisi masih melakukan penyelidikan atas insiden yang menyebabkan 7 penghuni rumah tewas.

"Penyebab kecelakaan mobil sedang dilakukan penyelidikan. Nanti perkembangannya masih kita dalami, karena sampai saat ini sopir mobil dari kecelakaan ini masih melarikan diri. Jadi sementara masih kami lakukan penyelidikan," ucap Kapolresta Samarinda, Kombes Ary Fadli saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (17/4).

Ary Fadli menerangkan pihaknya masih mengumpulkan barang bukti terkait insiden kebakaran tersebut. Rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi pun jadi bahan penyelidikan.


"Masih selidiki, CCTV di dekat lokasi dalam kondisi mati. Jadi kita masih cek lagi ada beberapa titik lagi yang kemungkinan masih bisa kami harapkan memberikan informasi," terangnya.

Di lokasi, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan memasang garis polisi. Selain itu pihaknya pun mengamankan mobil yang menabrak bangunan.

"Lokasi kebakaran masih kami garis police line, dan lakukan olah TKP, termasuk kendaraan yang diduga menjadi penyebab awal kejadian kebakaran," beber Ary Fadli.

Dia menjelaskan, korban yang tewas dalam musibah kebakaran berjumlah 7 orang. Sementara 1 korban selamat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

"Rata-rata korban meninggal karena sesak napas, bukan karena terbakar. Jadi kondisi kebakaran hanya di bagian depan, sehingga mereka tidak bisa keluar karena tidak ada pintu cadangan," ujarnya.

Saat kebakaran terjadi diketahui bangunan ruko 3 pintu yang berada di Jalan AW Syahranie, Samarinda dihuni 3 kepala keluarga. Namun 2 ruko dalam keadaan tak berpenghuni.

"Dari tiga ruko yang terisi hanya satu, pak Amiruddin (Daeng Anto). Sedangkan dua lainnya kosong," ungkap Ary Fadli.

Diberitakan sebelumnya, sebuah mobil meledak usai menabrak rumah warga di Kota Samarinda, hingga menyebabkan satu bangunan terbakar. Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.50 Wita pada Minggu (17/4).

Dalam musibah itu, satu keluarga tewas setelah terjebak di dalam bangunan. 7 orang dilaporkan tewas dan 1 dilarikan ke rumah sakit (RS).

"Ada 8 korban yang kita evakuasi, 2 yang masih bernapas, sedangkan 6 korban meninggal di tempat. Informasi terbaru salah satu dari 2 korban yang selamat meninggal saat perjalanan ke rumah sakit. Jadi total ada 7 orang yang meninggal," kata Humas Damkar Samarinda Herry Suhendra saat ditemui detikcom di lokasi kebakaran, Minggu (17/4).



Simak Video "Mobil Tabrak Rumah Picu Kebakaran di Samarinda, Satu Keluarga Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/sar)