Dolar AS Tembus Rp 17.300, BI Bongkar Biang Keroknya

Dolar AS Tembus Rp 17.300, BI Bongkar Biang Keroknya

Tim detikFinance - detikSulsel
Kamis, 23 Apr 2026 12:27 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia, lgo bank indonesia, bi, gedung bank indonesia di Jakarta
Bank Indonesia. Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Nilai tukar rupiah semakin melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menembus level Rp 17.300-an/US$. Bank Indonesia (BI) pun buka suara terkait kondisi itu.

Melansir detikFinance, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan tekanan terhadap rupiah dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global yang juga menekan mata uang regional.

"Pergerakan rupiah masih sejalan dengan kawasan, dengan pelemahan year-to-date sebesar 3,54%," kata Destry dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Destry mengaku akan terus meningkatkan intensitas intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Selain itu, juga memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market guna menjaga daya tarik aset domestik di tengah berlanjutnya dampak konflik Timur Tengah.

"Langkah stabilisasi dilakukan secara konsisten melalui intervensi di pasar offshore (NDF), pasar domestik (spot dan DNDF), serta pembelian SBN di pasar sekunder," jelas Destry.

ADVERTISEMENT

Cadangan devisa dinilai tetap kuat sebesar US$ 148,2 miliar pada akhir Maret 2026. BI memastikan akan terus mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

"BI senantiasa hadir di pasar dan akan terus mengambil langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah," imbuhnya.

Berdasarkan data Bloomberg, sekitar pukul 09.35 WIB dolar AS bergerak menguat ke level Rp 17.310. Sempat bergerak ke level Rp 17.200-an, Dolar AS kembali menguat 0,70% ke level 17.302 pukul 10.15 WIB.




(asm/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads