Berita Nasional

Disentil Jokowi Tiket Pesawat Mahal, Ini Respons Budi Karya-Erick Thohir

Tim detikFinance - detikSulsel
Jumat, 19 Agu 2022 07:08 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin rapat soal pusat data nasional
Presiden Joko Widodo (Foto: Andhika/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti harga tiket pesawat yang mulai dikeluhkan mahal karena harganya terus meroket belakangan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Erick Thohir diminta Jokowi segera menyelesaikan masalah ini.

"Di lapangan juga saya dengar keluhan 'pak harga tiket pesawat telah tinggi.' Sudah langsung saya reaksi pak Menteri Perhubungan, saya perintah segera ini diselesaikan," papar Jokowi dalam Rakornas Pengendalian Inflasi 2022, seperti dilansir dari detikFinance, Kamis (18/8/2022).

Jokowi juga memberikan instruksi khusus kepada Erick Thohir terkait operasional pesawat Garuda Indonesia. Armada pesawatnya diminta ditambah.


"Garuda, Menteri BUMN saya juga sampaikan segera tambah pesawatnya agar harga bisa kembali ke keadaan normal. Meskipun itu tak mudah, karena harga avtur internasional juga tinggi," tutur Jokowi.

Budi Karya Ajak Pemda Beri Subsidi

Budi Karya menuturkan sudah menyiapkan rencana mengintervensi harga tiket pesawat dengan mengajakn pemda berkolaborasi. Salah satunya dengan skema subsidi rute.

"Satu hal yang penting adalah kesertaan dari pemda untuk sharing memberikan subsidi kepada masyarakat, karena banyak inefisiensi terjadi di daerah. Beberapa angkutan keterisiannya tidak sampai 50%, artinya dengan ketidakterisian itu membuat keharusan mereka menetralisir harga," ungkap Budi Karya usai menghadiri Rakornas Pengendalian Inflasi 2022.

Dia menuturkan dengan ikut memberi subsidi, pemda bisa ikut mempromosikan penerbangan di daerahnya sehingga nantinya harga bisa terjangkau. Meskipun kenaikan harga avtur jadi pemicu utama namun dia yakin bila pemda memberi subsidi maka bisa membantu menekan harga.

"Kita akan ajak per klaster misalnya Sulsel, Sumsel, Kalimantan, Aceh dan daerah lainnya kita ajak bicara. Kita ajak mereka ikut sama-sama mencari tingkat okupansi yang lebih baik sehingga harga bisa lebih baik," jelas Budi.

Erick Thohir Ingin Garuda Tambah Penerbangan

Erick Thohir juga sebelumnya sudah menyiapkan kebijakan. Pihaknya pun sedang mendorong maskapai seperti Garuda untuk menambah volume penerbangan.

"Makanya kalau Garuda bisa lebih produktif lagi dalam jumlah pesawatnya sehingga pengurangan dari stabilitas harga tiket bisa diseimbangi," ujar Erick Thohir dalam keterangannya, Rabu (17/8).

Erick berharap segera cairnya penyertaan modal negara (PMN) untuk Garuda. Dengan modal tersebut Erick optimistis akan mampu membuat Garuda bersaing secara bisnis sekaligus mampu menjaga harga pesawat yang terjangkau bagi rakyat.

Semenjak COVID-19 menerjang, industri penerbangan mengalami pukulan hebat. Banyak armada pesawat berkurang pada maskapai di Indonesia, termasuk Garuda.



Simak Video "Alasan Harga Tiket Pesawat Semakin Mahal"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/asm)