Menbud Prihatin Kuburan Batu Torut Terbakar, Siapkan Pemulihan

Menbud Prihatin Kuburan Batu Torut Terbakar, Siapkan Pemulihan

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Selasa, 27 Okt 2026 16:18 WIB
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon
Foto: Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon. (Tia Agnes/ detikcom)
Toraja Utara -

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan kuburan batu di Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel). Fadli Zon akan menurunkan tim untuk menyiapkan proses pemulihan terhadap situs budaya tersebut.

"Tentu ini sesuatu yang sangat memprihatinkan dan kita sedang mengumpulkan juga nanti data-datanya yang terkait hal ini apa yang bisa kita lakukan di dalam pemulihannya, restorasinya," ujar Fadli Zon kepada wartawan di Makassar, Selasa (27/10/2026).

Fadli Zon menuturkan, ada dua faktor yang bisa memicu kebakaran. Selain karena dugaan kesengajaan, kebakaran juga bisa dipicu faktor alam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang kebakaran ini kan tentu bisa disebabkan dua hal. Satu karena ulah manusia yang melakukan dengan kesengajaan. Saya kira ini satu tindakan kriminal yang sangat biadab, merusak," katanya.

"Tapi ada juga yang karena faktor alam yang memang dipicu karena El Nino yang panjang sehingga bisa memercik atau memicu kebakaran," tambah Fadli Zon.

ADVERTISEMENT

Fadli Zon memastikan akan melakukan pendataan terhadap situs budaya yang mengalami kerusakan. Pihaknya akan melakukan pendataan untuk dilakukan perbaikan.

"Kalau ada situs-situs yang terdampak, kita akan lakukan inventarisasi dan nanti bagaimana revitalisasi atau restorasi terhadap situs-situs tersebut," imbuhnya.

Diketahui, kebakaran dilaporkan terjadi di Dusun Salurea Rangri, Kelurahan Baruppu Utara, Kecamatan Baruppu sejak Jumat (23/10) hingga Sabtu (24/10). Api turut menghanguskan kuburan atau makam batu di kawasan tebing.

"Itu kuburan namanya liang. Jadi ada belasan atau puluhan liang itu karena tiga titik yang berbeda tempatnya. Sempat ada itu (peti terbakar)," ucap Kepala Satpol PP dan Damkarmat Toraja Utara, Riantho Yusuf Sangkelo kepada detikSulsel, Minggu (25/10).

Riantho mengatakan, kebakaran tersebut diduga disengaja. Warga sempat melihat seseorang memicu api lalu kabur dari lokasi saat dikejar.

"Penyebabnya itu ada sempat orang yang melihat membakar. Artinya mungkin iseng atau apa, tapi dikejar sama belum diketahui pasti sama masyarakat siapa," jelasnya.



(sar/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads