Sejumlah penumpang pesawat Wings Air memprotes pembatalan penerbangan rute Makassar-Baubau di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Pembatalan tersebut disebabkan kendala teknis pada lampu runway serta cuaca buruk di bandara tujuan.
Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Citra Mahesa Nusantara, menjelaskan penerbangan Wings Air nomor IW1306 rute Makassar-Baubau (UPG-BUW) dibatalkan pada Kamis (22/10) pukul 17.11 Wita. Dia mengatakan informasi dari pihak maskapai menyebut pembatalan dipicu kendala teknis pada lampu runway dan cuaca buruk di Bandara Baubau.
"Betul, kami mengonfirmasi bahwa pada hari tersebut, Kamis 22 Oktober 2026, terdapat 46 penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan," kata Mahesa kepada detikSulsel, Jumat (23/10/2026).
Mahesa menjelaskan penumpang penerbangan tersebut telah berada di area keberangkatan saat pembatalan diumumkan. Pihak bandara memahami situasi itu menimbulkan ketidaknyamanan dan kekecewaan bagi penumpang yang berharap dapat berangkat sesuai jadwal.
"Kami memahami bahwa pembatalan penerbangan, terlebih ketika terjadi setelah penumpang berada di area keberangkatan, dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan kekecewaan," ujarnya.
"Kami menyampaikan empati kepada seluruh penumpang yang terdampak dan memahami harapan mereka untuk dapat melanjutkan perjalanan sesuai jadwal," sambung Mahesa.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, manajemen Bandara Sultan Hasanuddin berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk menangani keluhan penumpang. Petugas bandara juga membantu proses penanganan serta memastikan pergerakan penumpang menuju transportasi lanjutan berlangsung aman dan tertib.
Pihak maskapai kemudian memfasilitasi akomodasi hotel bagi seluruh 46 penumpang yang terdampak. Keberangkatan mereka dijadwalkan kembali pada Jumat (23/10).
"Pihak maskapai juga telah memberikan penjelasan terkait pembatalan penerbangan dan memfasilitasi akomodasi hotel bagi seluruh 46 penumpang yang terdampak, dengan rencana keberangkatan kembali pada keesokan harinya atau hari ini, Jumat 23 Oktober 2026," katanya.
Terkait perdebatan di lokasi ruang tunggu, Mahesa menjelaskan Gate 6A memang diperuntukkan bagi pesawat jenis ATR yang menggunakan baling-baling. Pesawat jenis tersebut tidak dapat menggunakan fasilitas garbarata seperti pesawat jet Boeing atau Airbus.
"Untuk pesawat ATR baling-baling ruang tunggunya di Gate 6A, posisi memang di bawah, tidak seperti untuk pesawat jet type Boeing/Airbus. Gate 6A memang dikhususkan untuk pesawat ATR baling-baling yang tidak bisa memakai fasilitas garbarata," jelasnya.
Mahesa menegaskan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama. Pihak bandara juga memastikan koordinasi dengan maskapai terus dilakukan agar penumpang yang mengalami gangguan perjalanan mendapatkan penanganan sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing pihak.
"Yang menjadi kendala adalah bandara tujuan di Bau Bau, kalau bandara SHIAM no issue. Hari ini berangkat kembali on schedule ya," pungkasnya.
Dilihat detikSulsel dari video beredar, sejumlah penumpang terlibat perdebatan di area ruang tunggu Bandara Internasional Hasanuddin Makassar. Para penumpang mengeluhkan pembatalan tanpa pemberitahuan lebih awal.
Simak Video "Video: WNA Terdampak Pembatalan Penerbangan di Bali Dapat Izin Tinggal Darurat"
(asm/sar)