Pemkot Kendari Dorong Tata Kelola RSUD Lebih Optimal

Irwan Mubaraq - detikSulsel
Kamis, 22 Okt 2026 11:55 WIB
Pemkot Kendari dorong tata kelola RSUD lebih optimal (Foto: dok. Isitmewa)
Kendari -

Pemerintah Kota Kendari mendorong penguatan tata kelola Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui evaluasi pengelolaan rumah sakit, salah satunya pemeriksaan kinerja oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Tenggara.

"Pemerintah Kota Kendari berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola RSUD Kota Kendari agar semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, dan terjangkau bagi masyarakat," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Amir Hasan saat entry meeting pemeriksaan di RSUD Kota Kendari, Rabu (21/10/2026).

Pemkot Kendari dorong tata kelola RSUD lebih optimal (Foto: dok. Isitmewa)

Amir mengatakan pemeriksaan kinerja tersebut merupakan kelanjutan dari pemeriksaan pendahuluan yang telah dilakukan sebelumnya. Pemeriksaan kali ini dilakukan untuk mengidentifikasi kendala pengelolaan rumah sakit sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga menghasilkan rekomendasi untuk membantu manajemen rumah sakit mengatasi berbagai kendala dan meningkatkan pelayanan secara berkelanjutan.

"Karena itu, saya meminta Direktur RSUD Kota Kendari beserta seluruh jajaran, Inspektorat Daerah, dan instansi terkait mendukung proses pemeriksaan dengan menyediakan data dan informasi secara lengkap, akurat, dan tepat waktu," ujarnya.

Pemkot Kendari dorong tata kelola RSUD lebih optimal (Foto: dok. Isitmewa)

Amir menegaskan, keberhasilan pengelolaan rumah sakit harus tercermin dari peningkatan mutu pelayanan dan kepuasan masyarakat. Pemeriksaan ini pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan sumber daya rumah sakit.

Sementara itu, Wakil Penanggung Jawab Pemeriksa BPK RI La Ode Muhammad Falihin menjelaskan, pemeriksaan kinerja berbeda dengan pemeriksaan laporan keuangan maupun pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Pemeriksaan ini lebih berfokus pada aspek yang masih dapat diperbaiki untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pelayanan rumah sakit.

"Tujuannya adalah bagaimana kita mencari atau menilai apa saja yang menghambat efektivitas terhadap rumah sakit dalam mengoptimalisasi pelayanan kesehatan. Karena kalau rumah sakit kan memang dia lebih kepada servis. Semakin bagus servisnya, semakin bagus ke rumah sakit," jelas Falihin.

Pemkot Kendari dorong tata kelola RSUD lebih optimal (Foto: dok. Isitmewa)

Falihin juga menyebut pengelolaan persediaan dan pemanfaatan sumber daya rumah sakit juga menjadi bagian yang perlu dievaluasi. Hal itu dilakukan untuk melihat apakah pengelolaan yang berjalan telah sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan.

Melalui pemeriksaan terinci ini, BPK diharapkan dapat mengidentifikasi berbagai kendala yang menghambat pelayanan RSUD Kota Kendari sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan.

Hasil pemeriksaan tersebut nantinya juga akan menjadi masukan bagi Kementerian Kesehatan untuk menindaklanjuti persoalan yang ditemukan. Pemkot Kendari dan manajemen rumah sakit diharapkan menindaklanjuti rekomendasi tersebut agar tata kelola dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin baik.



Simak Video "Video: Prabowo Siap Gelontorkan Dana, Bangun RS Canggih di Tiap Kabupaten"

(urw/sar)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork