Pemkab Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), akan menggelar Festival Pondok Pesantren (Ponpes) se-Kabupaten Takalar. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dijadwalkan pada 22-24 Oktober 2026 di area Kantor Bupati Takalar.
Festival tersebut digelar dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 dengan tema 'Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas'. Bupati Takalar Mohammad Firdaus menyebut festival ponpes ini menjadi yang pertama di Sulsel.
"Ini festival pesantren pertama di Sulsel. Kita ingin santri Takalar tampil di panggung utama, menunjukkan karya dan prestasinya," ujar Firdaus dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Firdaus menekankan festival ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang syiar, edukasi, silaturahmi, dan unjuk kreativitas para santri. Berbagai potensi pesantren akan ditampilkan, mulai dari produk karya santri, seni religi, hingga gagasan mengenai peran santri dalam pembangunan bangsa.
Dia mengajak seluruh masyarakat Takalar untuk ikut menyukseskan dan meramaikan kegiatan tersebut. Selama tiga hari, festival ini akan memusatkan berbagai aktivitas pesantren di area pusat pemerintahan Kabupaten Takalar.
"Melalui festival ini, para santri diharapkan tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga tampil sebagai generasi yang mampu menunjukkan potensi dan kontribusinya bagi masyarakat dan daerah," pungkasnya.
