Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan hutan pinus Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), dilaporkan sudah padam. Total 2 hektare lahan dari dua titik hangus terbakar.
"Sekitar 2 hektare (lahan hangus terbakar) ditotal dua titik," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Gowa Wahyudin kepada detikSulsel, Minggu (18/10/2026).
Wahyudin menuturkan, dua titik kebakaran dipadamkan secara bertahap. Api berhasil dipadamkan lebih dulu di titik pertama kebakaran wilayah Batulapisi Dalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau yang di Batulapisi Dalam sudah padam," tutur Wahyudin.
Titik kebakaran kedua terjadi di wilayah Bulusalili pada dini hari tadi. Api pun dipadamkan petugas gabungan pada siang tadi.
"Titik pertama (Batulapisi Dalam) sudah padam semalam. Ini titik kedua (Bulusalili) yang subuh hari sudah padam juga," imbuhnya.
Wahyudin menuturkan, kawasan yang terdampak kebakaran sebagian besar wilayah di luar hutan negara. Proses pemadaman turut melibatkan masyarakat setempat.
"Sementara tim masih berusaha memadamkan api, ada tim KSDA, TNI-Polri, pemerintah setempat dan masyarakat," imbuh Wahyudin.
Diketahui, kebakaran terjadi di dua titik Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Gowa. Api pertama kali dilaporkan muncul di Batulapisi Dalam pada Sabtu (17/10) malam, kemudian di wilayah Bulusalili pada Minggu (18/10) dini hari.
